Peristiwa

Pol PP Sijunjung Jaring Pelajar Bolos

434
×

Pol PP Sijunjung Jaring Pelajar Bolos

Sebarkan artikel ini
pelajar
Puluhan pelajar SLTP dan SLTA terjaring razia yang digelar Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Damkar Kabupaten Sijunjung, Selasa (8/11).

SIJUNJUNG,ONTIME.ID– Puluhan pelajar SLTP dan SLTA terjaring razia yang digelar Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Damkar Kabupaten Sijunjung, Selasa (8/11).

 

Para pelajar tersebut digiring ke Mako Pol PP usai kedapatan berkeliaran pada saat jam pelajaran berlangsung.

 

Plt. Kasat Pol-PP dan Damkar Kabupaten Sijunjung Syuhril mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan salah satu satu bentuk penegakan disiplin kepada masya­rakat usia sekolah.

 

Sebelumnya, petugas kerap mendapat laporan dari masyarakat dan pihak sekolah mengenai adanya siswa yang seharusnya berada di sekolah, malah kedapatan bermain-main dan nongkrong di warung warung.

 

” Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

 

Pihaknya berharap bahwa hasil kegiatan yang dilaksanakan tersebut menjadi perhatian semua pihak, termasuk pihak orang tua dan sekolah. kegiatan serupa juga akan rutin dilaksanakan jika seandainya masih kerap adanya laporan terkait siswa yang berkeliaran di jam sekolah.

 

“Kami tentu akan meningkatkan frekuensi razia apabila hal serupa masih banyak terjadi di lapangan. Kami berharap ini menjadi efek jera bagi para pelajar yang bolos sekolah sehingga mereka tidak mengulangi lagi perbuatannya berkeliaran di jam sekolah,”harapnya.

 

Ditambahkan Kasi Trantib selaku pimpinan patroli Syahminur, untuk kegiatan patroli Razia Dinas Pol PP dan Damkar menurunkan personel sebanyak 10 orang dengan mengunakan kendaraan Dinas truk Satpol PP sesuai Surat Perintah Tugas Plt Kasat Pol-PP dan Damkar.

 

” Kebanyakan  siswa yang terjaring berada di Luar pekarangan sekolah, kantin, taman dekat SPBU, Warung kopi dan warnet. Bahkan ada yang tertangkap sedang merokok dan nongkrong,”jelasnya.

 

Syahminur menjelaskan, adapun siswa yang terjaring dalam razia tersebut sebanyak 20 orang, diantaranya 19 orang siswa SLTA dari 5 sekolah, 1 orang siswa SLTP dari 1 sekolah.

 

“Setelah diamankan, pelajar akan diberikan pembinaan setelah itu dikembalikan ke sekolah dengan membuat surat perjanjian yang ketahui oleh guru dari masing-masing sekolah,”terangnya. (*/red)