Peristiwa

Polda Sumbar Buru Sopir Bus ALS

958
×

Polda Sumbar Buru Sopir Bus ALS

Sebarkan artikel ini
ALS
Kecelakaan tunggal Bus ALS di jalur Malalak, Kabupaten Agam pada Senin kemarin.

PADANG, ONTIME.ID— Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau sopir bus PO ALS yang kabur usai mengalami kecelakaan tunggal di jalan alternatif Malalak, Kabupaten Agam segera menyerahkan diri.

“Berkaitan dengan sopir yang melarikan diri, saya imbau segera menyerahkan diri,” kata Kapolda Sumbar Irjen Polisi Suharyono, Rabu (17/4).

Kapolda mengatakan hal tersebut untuk memudahkan pihak kepolisian dalam mendalami serta meminta keterangan kepada pihak yang terlibat terutama sopir bus mengenai insiden yang terjadi.

“Kita ingin mengetahui dan mendalami kasus ini dari saksi-saksi termasuk dari sopir,” ujar Irjen Polisi Suharyono.

Irjen Polisi Suharyono mengatakan insiden yang menewaskan satu orang penumpang tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Hingga kini Polda Sumbar masih terus mendalami penyebab kecelakaan bus dengan nomor polisi BK 7371 UD rute Medan-Jakarta itu.

“Ini kan kecelakaan tunggal. Polisi masih melakukan lidik dan sidik penyebab kecelakaan,” kata Kapolda.

Dari pengecekan di lapangan Kapolda mengatakan kecelakaan yang terjadi pada Senin (15/4/2024) tersebut, kondisi jalan dalam keadaan licin, menurun dan terjadi pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB.

Akan tetapi pihaknya memastikan polisi akan mendalami penyebab dari kecelakaan itu. Sebab, terdapat sejumlah faktor penyebab kecelakaan diantaranya human error, kendaraan, cuaca, situasi dan lingkungan, rambu-rambu lintas dan lain sebagainya.

Sementara itu, sopir cadangan bus PO ALS yang mengalami kecelakaan Johni mengakui ia dan sopir utama bersama dua kenek baru pertama kali melewati jalur Malalak.

“Karena diarahkan petugas, kami belum pernah lewat Malalak. Rutenya susah dan kemungkinan ada masalah pengereman di bus. Saat kejadian saya sedang tidur dan langsung bangun serta sempat menggendong seorang anak keluar bus,” kata Johni.

bus ALS terbalik di di Malalak, Agam, Senin sore. Bus dari Medan yang datang dari arah Bukittinggi menuju Padang itu diduga hilang kendali dan terbalik. Kasi Humas Polresta Bukittinggi Iptu Agustiar menyebutkan kecelakan terjadi saat bus datang dengan kecepatan tinggi melewati turunan dan tikungan tajam, hingga hilang kendali.

 

Kecelakaan tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia, lima orang luka berat dan 26 orang luka ringan, yang terdiri dari 14 perempuan dan 17 laki-laki. (vand)