Internasional

Puing-Puing Pesawat China Eastern Airlines Ditemukan

199
×

Puing-Puing Pesawat China Eastern Airlines Ditemukan

Sebarkan artikel ini
puing
Dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Xinhua China ini, puing-puing terlihat di lokasi kecelakaan pesawat di Kabupaten Tengxian di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang China selatan, Selasa (22/3).  

CHINA, ONTIME.ID — Sejumlah potongan puing -puing pesawat yang diduga China Eastern Airlines yang jatuh pada Senin, 21 Maret 2022 ditemukan.

Puing-puing pesawat Boeing 737 tersebut ditemukan di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China Selatan.

Pesawat yang jatuh dengan membawa penumpang sebanyak 132 orang ini jatuh di daerah pegunungan berhutan.

Dilansir dari Antara, video yang diduga puing-puing pesawat China Eastern Airlines ini, nampak berhamburan di lereng pegunungan.

Bahkan badan pesawat pun terlihat hancur berkeping-keping. Area ditemukannya pesawat pun nampak gundul akibat kebakaran yang berasal dari pesawat.

Sebagaimana diketahui, jatuhnya pesawat milik China Eastern Airlines di Daerah Otonomi Guangxi, menyebabkan kebakaran hutan di perbukitan Kabupaten Tengxian.

Pesawat tersebut berangkat dari Kunming di Provinsi Yunnan, menuju Guangzhou di Provinsi Guangdong.

Dalam pesawat terdapat 132 orang penumpang, yang terdiri dari 9 awak kabin, serta 123 penumpang domestik.

Pesawat dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Changsui, Kunming sekitar pukul 12.15 WIB. Dan sampai ke Bandara Internasional Baiyun, Guangzhou pada pukul 14.07 WIB.

Akan tetapi pada pukul 13.19 WIB pesawat terlihat meluncur kebawah dengan kecepatan 845 kilometer per jam.

Dari ketinggian terakhir berada di 8.869 meter. Setelah itu pesawat mulai dinyatakan hilang kontak.

Meski puing-puing pesawat sudah ditemukan, tim SAR hingga saat ini masih mencari korban dari para penumpang. Sebab hingga saat ini masih belum ditemukan.

Penyebab dari jatuhnya pesawat pun hingga saat ini masih diselidiki oleh otoritas setempat.

Jatuhnya maskapai milik China Eastern Airlines, menjadi peristiwa terburuk jatuhnya pesawat dalam waktu satu dekade terakhir. (red)