Peristiwa

Satpol PP Kota Padang Tertibkan 33 Pelajar

218
×

Satpol PP Kota Padang Tertibkan 33 Pelajar

Sebarkan artikel ini
Pelajar
Pendisiplinan pelajar diamankan akibat berkeliaran oleh Satpol PP Kota Padang.

PADANG, ONtime.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang menertibkan sebanyak 33 pelajar yang berkeliaran selama Proses Belajar Mengajar (PBM) berlangsung di sejumlah kawasan di Kota Padang. Penertiban pelajar yang dilakukan personel Satpol PP untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya gangguan trantibum di Kota Padang.

Adapun lokasi penertiban yang dilakukan oleh petugas Pol PP  yakni di kawasan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol dan di kawasan Kecamatan Koto Tangah.

“33 pelajar yang ditertibkan terdiri dari 29 orang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan empat orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP),” ujar Kepala Satuan Pol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, Senin (29/7).

Chandra mengatakan, penertiban terhadap pelajar tersebut berawal dari laporan masyarakat setempat yang mulai resah akibat banyaknya pelajar yang berkeluyuran di saat jam pelajaran berlangsung.

“Puluhan pelajar yang kita amankan bertujuan untuk mencegah dan menjaga para pelajar ini agar tidak menjadi korban ataupun menjadi pelaku dalam aksi-aksi kenakalan remaja, seperti tawuran dan lain sebagainya yang akan mengganggu trantibum di Kota Padang,” ujarnya.

Chandra menambahkan, semua pelajar yang telah diamankan oleh petugas tersebut langsung dibawa ke Mako Satpol PP Padang di Jalan Tan Malaka Padang untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Kita bawa ke mako, kita lakukan pembinaan seperti jalan jongkok, hormat bendera dan menyanyikan lagu wajib nasional, kita juga panggil orang tua serta pihak sekolah mereka, dengan tujuan agar orang tua dan pihak sekolah mengetahui apa yang mereka lakukan saat jam pelajaran berlangsung,” tambah Chandra.

Kepala Satuan Pol PP Kota Padang itu berharap berharap kepada para orang tua siswa agar turut aktif dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dan berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap pelajar yang keluyuran saat proses belajar mengajar berlangsung serta ikut dalam menjaga trantibum di lingkungan mereka masing-masing.

“Kita sangat berharap kepada orang tua dan pihak sekolah agar lebih intens dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak mereka di saat jam pelajaran berlangsung maupun di luar jam pelajaran. Semoga dengan intensnya kita melakukan pengawasan terhadap anak-anak kita dapat meminimalisir terjadinya kenakalan remaja yang cukup marak terjadi akhir-akhir ini,” ujarnya. (vand)