SUMBAR

Sumbar Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

293
×

Sumbar Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

Sebarkan artikel ini
produksi
Mahyeldi Ansharullah Gubernur Sumbar didampingi Sekretaris Distanhorbun Sumbar, Ferdinal Asmin. secara simbolis menyerahkan bantuan benih padi dan jagung tahun 2022 di Auditorium Gubernur Selasa 6/12.

PADANG, ONTIME.ID- Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Sumbar menyerahkan benih padi dan jagung kepada 36 kelompok tani (Poktan) dari 18 kabupaten/kota di Sumbar, Selasa (6/12). 

 

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyebutkan bahwa Sumbar adalah wilayah produsen tanaman pangan bagi provinsi-provinsi tetangga, seperti Riau, Jambi dan Bengkulu. Tahun 2021, produksi padi Sumbar mencapai 1,32 juta ton gabah kering giling, dan produksi jagung mencapai 948 ribu ton.

 

Berdasarkan data BPS tahun 2021 disampaikannya, kontribusi sektor pertanian, perikanan dan kehutanan untuk pertumbuhan ekonomi Sumbar mencapai 21,71 persen, dimana kontribusi sub sektor tanaman pangan sekitar 24,09 persen dari total kontribusi sektor pertanian, perikanan dan kehutanan tersebut.

 

“Kita terus berupaya menjamin produksi tanaman pangan yang meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini untuk mempertahankan Sumatera Barat sebagai lumbung padi dan lumbung jagung. Sekaligus kami berharap, pertanian Sumbar dapat menghadapi ancaman krisis pangan di masa yang akan datang,” katanya.

 

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga terus berupaya mengembangkan tanaman pangan, dengan memanfaatkan benih unggul yang merupakan salah satu komponen teknologi utama dalam meningkatkan produktivitas. Petani dapat memilih benih yang sesuai dengan selera, kondisi lingkungan, berdaya hasil tinggi dan bernilai jual tinggi.

 

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tahun 2022 ini sudah menyalurkan ke 19 kabupaten/kota berupa bantuan benih padi 461.775 kg (18.471 Ha) dan benih jagung 314.850 kg (20.990 Ha). Benih yang disalurkan merupakan benih yang diminati oleh petani.

 

“Kami tentunya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan memperhatikan dalam proses budidaya, pengendalian hama dan penyakit serta pemasaran yang dapat menguntungkan bagi masyarakat, utamanya petani,” katanya.

 

“Kami bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan nantinya akan ke lapangan untuk mencek bagaimana perkembangan bantuan benih padi dan jagung ini,’’ ujarnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Distanhorbun Sumbar Ferdinal Asmin menegaskan, upaya meningkatkan produksi tanaman pangan terus dilakukan pihaknya. Hingga akhir 2022 ini pihaknya menargetkan menyebarkan bantuan benih padi sebanyak 800 ton, dan 310 ton benih jagung.

 

‘’Benih yang disalurkan kepada 1.925 keltan tersebut adalah benih padi varietas lokal yang dikembangkan petani Sumbar seperti, Anak Daro, Kuruik Kusuik, Bujang Marantau, Batang Piaman, dan varietas jenis pulen. Sedangkan benih jagung seperti P21, P32, NK22 dan lainnya memang dari luar Sumbar. Kita harap jenis jagung lokal kita seperti jenis Srikandi bisa dikembangkan lebih besar,’’ tukasnya. (*/red)