Gusti juga menginformasikan bahwa pemerintah masih mempertahankan kebijakan suku bunga atau tarif margin KUR yang ringan dan sangat kompetitif dibandingkan skim-skim pinjaman lainnya. Bahkan untuk KUR Super Mikro suku bunga atau tarif margin nya hanya 3 persen per tahun.
Untuk KUR Mikro dan KUR Kecil (plafon di atas Rp10 juta sampai Rp500 juta) suku bunga atau tarif marginnya setara 6 persen per tahun untuk debitur yang baru pertama kali mendapatkan KUR, kemudian setara 7 persen per tahun untuk debitur yang mendapatkan KUR kedua kali, setara 8 persen per tahun untuk debitur yang mendapatkan KUR ketiga kali, dan selanjutnya setara 9 persen per tahun untuk debitur yang mendapatkan KUR keempat kali.
Gusti menegaskan, persyaratan agunan di KUR tetap dipertahankan kemudahannya, dan nasabah tidak perlu khawatir karena memang KUR ditujukan kepada pelaku usaha yang berkarakter baik dan usahanya butuh permodalan, namun punya keterbatasan penyediaan agunan tambahan yang cukup.
Gusti Candra mengimbau pelaku UMKM dari sekarang untuk segera berkunjung, berkenalan dan berkonsultasi dengan para personel kredit/pembiayaan Bank Nagari di kantor Bank Nagari terdekat dengan tempat tinggal atau tempat usaha. Dengan bersilaturahmi akan lebih mudah memahami dan mendapatkan saran-saran dari Bank.
Selain itu, nantinya masyarakat juga akan dikunjungi oleh petugas-petugas kredit/pembiayaan Bank Nagari yang mobile di lapangan. Masyarakat silahkan juga mengajukan pinjaman KUR secara online melalui menu N-Form di website www.banknagari.co.id, atau mendaftar di menu N-Form pada Nagari Mobile Banking, atau menghubungi Nagari Call 150234.
”Berkaca dari pengalaman tahun 2022 yang lalu, dimana pagu KUR Bank Nagari untuk setahun sudah habis di bulan Mei 2022 atau dalam tempo 5 bulan saja, maka ambil keputusan dari sekarang dan segera. Apalagi sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri dimana pelaku usaha tentunya akan meningkatkan persediaan barang dagang dan/atau melakukan perbaikan tempat usaha, dan lainnya,” tukasnya. (*/red)













