Kab. Pesisir Selatan

Telan Anggaran APBN Rp53 Miliar, Pasar Painan Bakal Jadi Ikon Pesisir Selatan

1335
×

Telan Anggaran APBN Rp53 Miliar, Pasar Painan Bakal Jadi Ikon Pesisir Selatan

Sebarkan artikel ini
Painan
Telan Anggaran APBN Rp53 Miliar, Pasar Painan Bakal Jadi Ikon Pesisir Selatan

PAINAN, ONtime.ID — Pembangunan revitalisasi Pasar Painan saat ini sedang dalam pengerjaan. Pasar yang berlokasi di Ibu Kota Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) ini menelan anggaran APBN sebesar Rp53.333.000.000 dengan bangunan tiga lantai.

PT Putera Jaya Andalan terpilih sebagai pemenang untuk menggarap pembangunan proyek Pasar Inpres Painan di Pesisir Selatan (Pessel), Sumatra Barat (Sumbar) tersebut.

Putera Jaya Andalan merupakan perusahaan asal Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Berdasarkan data dari LPSE, Putera Jaya Andalan menjadi pemenang untuk proyek pekerjaan konstruksi Pasar.

Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Rusma Yul Anwar saat dihubungi media ontime.id menyampaikan “program revitalisasi Pasar Painan ini telah ditunggu sejak lama. Oleh sebab itu, kita mengharapkan pembangunan pasar dapat terlaksana dengan baik, tanpa hambatan”.

“Keberadaan pasar di Painan ini cukup strategis, karena berada di pusat kota. Juga sangat sinergis untuk melayani pariwisata ke depan. Argumentasi ini juga yang kita sampaikan dalam usulan kepada pemerintah (pusat), kementerian untuk mengembangkan pasar ini,” ujar Rusma.

Sementara itu Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Kusworo Darpito mengatakan, pembangunan Pasar Painan untuk mengembalikan fungsi pasar sebagai prasarana perdagangan dan perekonomian rakyat. Sehingga, menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan menjadi salah satu ikon Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Ia mengungkapkan, Pasar Painan yang sedang dibangun ini terdiri dari 3 lantai. Lantai dasar untuk los dan kios, lantai satu dan dua untuk kios, serta lantai atap. Total luas bangunan keseluruhan mencapai 8.077 meter persegi. Pasar Painan ini direncanakan dapat menampung 533 pedagang.

Lebih jauh Kusworo menyampaikan, bangunan Pasar Painan juga direncanakan untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip Perencanaan Bangunan Gedung Hijau (BGH). (vand)