PADANG, ONTIME.ID-– Polda Sumbar dan jajaran akan meningkatkan intensitas patroli di sejumlah daerah rawan aksi pencurian ternak yang telah terpetakan. Langkah ini dilakukan mengantisipasi maraknya aksi pencurian ternak jelang Iduladha 1445 Hijriah mendatang.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, mengatakan, potensi pencurian ternak cenderung meningkat menjelang perayaan besar seperti Iduladha, apalagi ketika permintaan terhadap hewan qurban juga semakin meningkat.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama para peternak dan pemilik ternak, untuk lebih waspada dan meningkatkan pengamanan terhadap hewan ternak mereka,” kata Kombes Pol Dwi Sulistyawan, Minggu (2/6).
Dwi Sulistyawan mengingatkan masyarakat, untuk memastikan kandang ternaknya dalam kondisi terkunci dan ada pengawasan ekstra, terutama pada malam hari.
Namun disisi lain, ia juga memastikan bahwa pihak kepolisian akan meningkatkan intensitas patroli di sekitaran daerah-daerah yang dinilai rawan terjadi aksi pencurian ternak.
Lebih lanjut ia menyampaikan, guna mengantisipasi gangguan kamtibmas terhadap pencurian ternak, pihak kepolisian telah meningkatkan patroli di area rawan pencurian ternak.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib secepat mungkin. Informasi dari warga sangat penting untuk mencegah dan menindak aksi kriminal ini,” ungkapnya.
Kombes Pol Dwi Sulistyawan juga memberikan beberapa tips kepada masyarakat untuk mencegah pencurian ternak, seperti penggunaan kandang yang aman dengan memastikan kandang ternak memiliki kunci yang kuat dan sulit untuk dibobol.
“Berikan penerangan yang cukup. Pasang lampu penerangan di sekitar area kandang untuk meminimalisir risiko aksi pencurian pada malam hari,” ujarnya.
Kemudian katanya, melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi ternak dan lingkungan sekitar kandang. “Kalau bisa gunakan CCTV atau alarm untuk meningkatkan keamanan,” ujarnya.
Kombes Pol Dwi juga mengingatkan masyarakat, untuk tidak membeli hewan ternak dari sumber yang tidak jelas atau tanpa dokumen yang lengkap, karena hal ini dapat memperkuat jaringan pencurian ternak.
“Diharapkan masyarakat lebih waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan ternak mereka, sehingga perayaan Iduladha dapat berjalan dengan aman dan lancar,” pungkasnya. (vand)













