HIBURAN

UAS Ungkap Perlakuan Petugas Imigrasi Singapura

295
×

UAS Ungkap Perlakuan Petugas Imigrasi Singapura

Sebarkan artikel ini
uas
UAS Ungkap Perlakuan Petugas Imigrasi Singapura

Ustaz Abdul Somad telah membenarkan bahwa ia dideportasi oleh imigrasi Singapura saat mereka tengah berlibur. Kabar tersebut semula diketahui melalui unggahannya di Instagram pada Senin (16/5).

Dalam unggahan itu, Ustaz Abdul Somad menunjukkan potret saat ia tengah berada di dalam sebuah ruangan kecil berukuran 1×2 meter. Ustaz Abdul Somad sendiri mengaku tak tahu alasan deportasi tersebut.

Pasalnya, pihak imigrasi tidak menjelaskan kepada Abdul Somad dan rombongannya, “itu lah yang mereka tak bisa menjelaskan. Jadi pegawai imigrasi itu tak bisa menjelaskan,” kata Ustaz Abdul Somad, Selasa (17/5).

“Jadi yang bisa menjelaskan itu mungkin ambassador of Singapore in Jakarta, you have to explain to our community, why did your country, why did your government reject us, why did your government deport us. Kenapa? apakah karena teroris? Apakah karena ISIS? apakah karena bawa narkoba? itu perlu dijelaskan,” ujarnya.

Padahal, Ustaz Abdul Somad menyatakan bahwa segala berkas yang diperlukan untuk mengunjungi negara tersebut sudah lengkap.

“Lengkap semua, arrival card, lengkap semua, tidak ada kurang satu apa pun. Pas mau keluar, saya terakhir. Sahabat saya keluar, istrinya sudah, anaknya sudah, ustazah (istri Abdul Somad) sudah, anak saya sudah, saya terakhir,” kata Abdul Somad.

“Begitu saya mau keluar, baru tas itu ditarik masuk,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ustaz Abdul Somad kemudian membeberkan perlakuan pihak imigrasi Singapura selama memproses dirinya sebelum dideportasi.

“Begitu saya mau keluar, ada satu pegawainya membawa tas saya itu. Saya disuruh duduk di pinggir jalan di dekat lorong imigrasi. Tas ini sebetulnya tas ustazah, isinya keperluan bayi. Maksud saya ingin kasih tas ini ke istri saya,” tutur Ustaz Abdul Somad.