Kemudian pihak imigrasi menanyakan apa tujuan Abdul Somad dan rombongannya datang ke Singapura. Setelah dijelaskan untuk berlibur, tetap saja Ustaz Abdul harus dipaksa meninggalkan Singapura.
“Saya dimasukkan ke dalam satu ruangan, lebarnya satu meter, panjangnya dua meter, satu jam saya di situ. Baru digabungkan dengan yang lain di tempat yang ramai. Tiga jam kami di situ, satu jam di ruang 1 x 2 meter itu,” kata Ustaz Abdul Somad.
“Jadi dari mulai setengah 2, sampai setengah lima sore, kapal terakhir kita dipulangkan,” ucapnya. (*/red)













