Pendidikan

UNAND Kukuhkan Lima Guru Besar

339
×

UNAND Kukuhkan Lima Guru Besar

Sebarkan artikel ini
Guru
UNAND Kukuhkan Lima Guru Besar

PADANG, ONTIME.ID – Pengukuhan lima Guru Besar Universitas Andalas (UNAND) yang dilaksanakan di gedung Convention Hall Unand, Rabu (29/11) sangat sejalan dengan visi Unand untuk menjadi universitas yang terkemuka dan bermartabat. 

 

Lima orang Guru Besar Unand yang dikukuhkan tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Herviyanti, M.S sebagai guru besar bidang ilmu kimia dan kesuburan tanah, selanjutnya Prof. Dr. Ir. Yulnafatmawita, M.Sc sebagai guru besar bidang fisika tanah, kemudian Prof. Dr. dr. Afriwardi, S.H,. M.A., Sp.K.O. Subsp. APK sebagai guru besar bidang fisiologi (keolahragaan) dan Prof. Donard Games, S.E., M.Bus., Ph.D sebagai guru besar dalam bidang ilmu kewirausahaan serta Prof. Dr. Harif Amali Rivai, S.E., M.Si sebagai guru besar bidang perilaku organisasi.

 

Rektor UNAND, Efa Yonnedi, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pengukuhan guru besar tersebut. Ia mengapresiasi kerja serta karya yang sudah dilakukan oleh para guru besar untuk instansi, masyarakat bangsa dan negara.

 

“Pengukuhan guru besar hari ini sangat sejalan dengan visi UNAND menjadi universitas terkemuka dan bermartabat. Rektor-rektor sebelumnya sudah meneguhkan bahwa UNAND adalah universitas riset yang akan melahirkan inovasi-inovasi untuk menyelesaikan persoalan di masyarakat dan juga bangsa,” tuturnya.

 

Dikatakannya bahwa, orasi ilmiah yang sudah ditampilkan oleh para guru besar merupakan gambaran dedikasi dan komitmen untuk terus melakukan research untuk menemukan hal-hal baru dan bisa memecahkan masalah di bidang ilmu tertentu. “Ini merupakan bukti bahwa Unand memiliki ahli-ahli yang telah melakukan riset yang cukup panjang dan intensif di bidang keilmuan beliau masing-masing,” ucapnya.

 

Sebagai kampus yang sudah memiliki Laboratorium Sentral Terpadu sambungnya, UNAND diharapkan akan berdedikasi untuk menyediakan sarana prasarana riset dan pendidikan yang bermutu.

 

“Semoga segala sarana prasarana mumpuni yang ada di UNAND bisa digunakan oleh peneliti UNAND maupun peneliti lainnya untuk menguji sampel atau bisa digunakan juga oleh berbagai industri sehingga industri-industri tersebut bisa menjalin kerjasama dengan UNAND,” katanya.

 

Ia mengatakan, ada lima unit alat yang merupakan sarana prasarana tersebut, salah satunya dimiliki UNAND di antaranya Liquid Chromatography Mass Spectrophotometry/Mass Spectrophotometry yang baru ada satu unit di Asia Tenggara, Raman Microscope tipe Senterra II.

 

“Ini adalah salah satu sentral yang lengkap dengan peralatan up to date di Sumatera. Semoga akan banyak karya-karya produktif dan relevan di kalangan peneliti Unand kedepannya,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Dewan Profesor UNAND, Marlina berharap seluruh guru besar UNAND  bisa lebih memperkuat jaringan di kancah nasional maupun internasional agar hasil riset yang dilakukan berguna bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

“Kami berharap guru besar mampu membangun jaringan dengan dunia industri agar hasil riset yang mereka hasilkan bisa digunakan masyarakat. Peresmian laboratorium sentral Unand juga diharapkan akan mempermudah para peneliti dan dosen dalam melakukan riset,” ucapnya. (vand)