Peristiwa

Kelanjutan Tol Padang-Pekanbaru Dibahas Pekan Ini

426
×

Kelanjutan Tol Padang-Pekanbaru Dibahas Pekan Ini

Sebarkan artikel ini
Tol
PT HUTAMA Karya mengebut pengerjaan jalan tol Padang-Pekanbaru Seksi I Padang-Sicincin, Sabtu (4/5). Pengerjaan ruas tol yang menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ini ditargetkan rampung pada Juli 2024.

PADANG PARIAMAN, ONTIME.ID—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah optimis pembangunan ruas tol Padang-Pekanbaru Seksi I Padang-Sicincin rampung sesuai target yang ditetapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yakni pada Juli 2024. Kelanjutan pembangunan pada seksi berikutnya direncanakan akan dibahas dalam pekan ini.

Hal ini terungkap saat Mahyeldi meninjau progres pembangunan ruas tol Padang-Pekanbaru Seksi I Padang-Sicincin, Minggu (5/5). Dalam peninjauan itu, Mahyeldi didampingi Danrem 032/Wirabraja, sejumlah kepala OPD dan kepala instansi vertikal, serta pemotor trabas.

“Alhamdulillah, pada kegiatan kali ini kami bersama Danrem dan rekan-rekan lain meninjau progres pembangunan jalur tol Seksi I Padang-Sicincin. Tadi kami lihat kualitas jalannya tampak sangat baik. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus membantu percepatan penyelesaian tol ini, termasuk masyarakat, instansi vertikal, BPN, serta tentu saja PT Hutama Karya selaku kontraktor,” ujarnya.

Ia menyampaikan, Seksi I Padang-Sicincin yang menjadi bagian dari jalan tol Padang-Pekanbaru tersebut merupakan harapan seluruh lapisan masyarakat. Bukan hanya masyarakat Sumbar, tapi juga masyarakat di luar Sumbar. Sebab, dengan kehadiran tol, maka kemudahan-kemudahan akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Oleh karena ini menjadi kebutuhan dan harapan bersama, maka penyelesaiannya tentu membutuhkan dukungan bersama. Kami dalam dua hari ke depan akan berangkat ke Jakarta untuk membahas tindak lanjut atas progres tol dengan kementerian terkait,” ujar Gubernur.

Sebelumnya, Mahyeldi juga mengungkapkan bahwa berdasarkan penegasan dari Menteri PUPR kepada PT Hutama Karya (HK), pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru Seksi I Padang-Sicincin diharuskan tuntas pada Juli 2024. Setelah seksi ini rampung, pembangunan akan berlanjut untuk Seksi II Sicincin-Bukittinggi.

Penegasan dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada PT HK selaku pelaksana pembangunan juga telah dinyatakan secara tertulis. “Adapun untuk rencana kelanjutan pembangunan Seksi Sicincin-Bukittinggi nantinya, kami diundang oleh Menteri PUPR untuk bertemu. Dalam pertemuan itu, kami akan menyerahkan dokumen untuk kelanjutan pembangunan Seksi Sicincin-Bukittinggi,” ucap Mahyeldi.

Dengan kelanjutan pembangunan Seksi Sicincin-Bukittinggi ini, ia memperkirakan akan segera dapat menyelesaikan masalah kemacetan jalur Padang-Bukittinggi.

“Nanti kepada Bapak Menteri kami juga akan membahas rencana Seksi III Bukittinggi-Payakumbuh hingga Pangkalan. Jadi, semua hal terkait kelanjutan pembangunan tol ini akan dibahas saat pertemuan dengan Menteri PUPR nanti,” tuturnya.

Sementara itu, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Adjib Al Hakim mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah berfokus pada penyelesaian proyek tol Padang-Pekanbaru Seksi I Padang-Sicincin sepanjang 36,6 km dengan progres mencapai 58,76 persen serta ditargetkan fungsional pada bulan Juli 2024.

“Jika sebelumnya menghadapi sejumlah tantangan, saat ini proyek mengalami kemajuan yang signifikan terlebih setelah mendapatkan dukungan dari para pemangku kepentingan, mulai dari Gubernur, Wakil Gubernur, Kapolda, hingga Danrem 032/Wirabraja. Bagaimanapun,hadirnya tol ini akan memberikan manfaat besar untuk perkembangan wilayah Sumbar,” ujar Adjib.

Dari sisi pemberdayaan masyarakat, Hutama Karya memberikan kesempatan bagi warga setempat untuk turut berkontribusi dalam pembangunan proyek ini dengan membuka lapangan pekerjaan yang melibatkan wali nagari beserta anak-anak nagari.

Lebih lanjut Adjib menyampaikan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar proyek, Hutama Karya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “HK Peduli Sosial dan Pendidikan” telah memberikan sejumlah bantuan sepanjang tahun 2022 hingga 2023. Dengan total sebesar Rp638 juta, bantuan meliputi renovasi tempat ibadah, rehabilitasi panti asuhan dan tempat penampungan sampah, pemberian peralatan usaha dan bentor (becak & motor) bagi pelaku tani, pemberian beasiswa putra-putri TNI serta penyediaan sarana air bersih.

Kehadiran jalan tol yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini nantinya akan berpotensi mendorong pertumbuhan positif pada sektor pariwisata, meningkatkan konektivitas maupun mobilitas dengan mempersingkat waktu perjalanan dari Sicincin menuju Padang dari 90 menit menjadi 30 menit.

Selain itu, juga dapat mengoptimalkan sektor perekonomian, mendorong perkembangan UMKM dan menyerap tenaga kerja pada rest area, meningkatkan nilai properti serta memperluas distribusi hasil produksi industri, petani, nelayan, dan peternak.

“Hutama Karya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan dengan baik, dan juga membangun kolaborasi antar pihak sebagai wujud pengimplementasian konsep Environment, Social and Governance (ESG) lewat proyek tol Padang-Sicincin ini,” tuturnya.

Wali Nagari Pasie Laweh Lubuk Alung, Peri Adinur mengungkapkan bahwa kehadiran proyek ini bisa merangkul seluruh elemen mulai dari masyarakat dan pemuda sekitar yang mau bekerja dengan keahlian masing-masing. “Kami sangat mengapresiasi karena hal ini sangat membantu dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya.

Hutama Karya juga berkolaborasi dengan Koperasi Korem 032/Wirabraja dalam menyediakan bahan material yang dibutuhkan pada pengerjaan proyek. Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Rayen Obersyl menyampaikan bahwa walaupun saat ini hanya bisa menyediakan sebagian kecil, tapi imbasnya besar.

“Koperasi modalnya dari seluruh anggota, sehingga apabila ikut andil, yang akan mendapatkan keuntungan adalah koperasi yang hidup, tumbuh, anggota bisa lebih sejahtera,” kata Brigjen TNI Rayen Obersyl.

Kehadiran proyek ini juga dirasakan manfaatnya bagi pelaku UMKM sekitar. Menurut Khairul, pemilik warung makan Salero Ikan Asin, sejak dimulai pembangunan jalan tol, rumah makan miliknya mengalami peningkatan omzet. Walaupun letaknya berdekatan dengan pengerjaan proyek JTTS Padang-Sicincin, yakni di Jalan Lintas Raya Padang-Bukittinggi Km 29, ia tak merasa terganggu justru mendatangkan berkah untuk usahanya.

“Alhamdulillah, peningkatannya menjadi dua kali lipat dengan adanya pengerjaan proyek ini karena sebagian para pekerja jalan tol makan di tempat rumah makan saya,” kata Khairul. (vand)