Peristiwa

Bupati Andri Warman Dukung Kelanjutan Pembangunan Asrama Mahasiswa

860
×

Bupati Andri Warman Dukung Kelanjutan Pembangunan Asrama Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
bupati
Bupati Andri Warman Dukung Kelanjutan Pembangunan Asrama Mahasiswa

PADANG, ONTIME.ID- Bupati Agam Dr. H. Andri Warman, MM menghadiri Halal Bi Halal Ikatan Keluarga Ampek angkek Tjanduang (IKAT) Kota Padang yang bertempat di halaman asrama mahasiswa IKAT jalan Talang Betutu no. 20 Air Tawar Timur Padang, pada Minggu (22/5).

 

Juga terlihat hadir dalam acara itu, Ir. H. Beni Warlis Dt. Tan Batuah Komisaris Bank Nagari, Drs. H. Aristo Munandar Ketua PMI Sumbar mantan Bupati Agam dua periode, dan Ir. Joni mantan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumbar, beserta para tokoh masyarakat Ampek Angkek Canduang dan warga Kota Padang yang berasal dari Kecamatan Ampek Angkek dan Kecamatan Canduang Kabupaten Agam.

 

Ikut bersama rombongan Bupati Agam, H. Marjanis, S.Ag. M.Ag Kepala Kantor Kemenag Kab. Agam, DR. M. Luthfi Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Agam dan Surya Wendri Kabag Kesra Setdakab. Agam beserta rombongan.

 

Disamping bertujuan untuk bersilaturahmi antara keluarga asal Kecamatan Ampek Angkek dan Kecamatan Canduang yang berdomisili di Kota Padang, pertemuan ini juga akan membahas kelanjutan pembangunan asrama mahasiswa IKAT yang terbengkalai sejak tahun 2018 dan menyusun kepengurusan panitia pembangunan asrama selanjutnya.

 

Sebagaimana disampaikan Ketua Panitia Halal bi halal yang sekaligus Panitia Pembangunan asrama mahasiswa Drs. H. Zulwadi Dt. Bagindo Kali. Bahwa asrama yang mulai dibangun sejak tahun 2008 itu, terhenti pelaksanaan ketika terjadi gempa bumi pada 2009. Tanah seluas 600 meter dibeli oleh Almarhum Azhari mantan Sekda Kota Padang, sekitar tahun 1962 dan sekarang sudah bersertifikat atas nama Yayasan Pembangunan 10 Nagari Ampek Angkek Tjanduang.

 

“Saat itu sudah dibuat pondasi dengan sistim sumur sebanyak 30 buah, itu menghabiskan dana lebih kurang Rp. 100 Juta. Setelah terhenti beberapa tahun, pembangunan dilanjutkan pada bagian atas dinding dan slof. Hingga tahun 2018, bangunan ini sudah bisa digunakan untuk kantor IKAT tapi belum bisa digunakan untuk asrama dan diperkirakan sudah menelan biaya sebesar Rp. 250 juta” ungkap Dt. Bagindo Kali.

 

Dalam kesempatan Halal bi halal ini, Zulwadi Dt. Bagindo Kali selaku panitia dan pengurus IKAT Kota Padang berharap. Pembangunan asrama mahasiswa IKAT bisa dilanjutkan dan juga akan dijadikan Rumah Tahfiz. Sehingga Asrama ini bisa dimanfaatkan oleh generasi muda Ampek Angkek Canduang yang akan melanjutkan pendidikan di Kota Padang dan anak kemenakan yang akan melanjutkan pendidikan setingkat SMA di Kota Padang.

 

“Ketika kita berkumpul, disitu kita bisa bermusyawarah dan membahas suatu masalah. Dengan kebersamaan, pekerjaan sulit akan menjadi mudah dan beban berat akan menjadi ringan. Mudah-mudahan asrama mahasiswa IKAT, bisa di manfaatkan oleh anak kamanakan kita pada tahun ajaran baru ini” ujar Dt. Bagindo Kali berharap.