Kab. Pasaman

Alokasi Anggaran Pariwisata Pasaman Rp12 Miliar 

356
×

Alokasi Anggaran Pariwisata Pasaman Rp12 Miliar 

Sebarkan artikel ini
Alokasi
Wakil Bupati Pasaman Sabar AS

PASAMAN, ONTIME.ID – Sepulang menjalankan ibadah umroh, Wakil Bupati Pasaman Sabar AS gerak cepat melakukan aktifitasnya untuk mensukseskan program-program yang menjadi skala prioritas pembangunan di Kabupaten Pasaman. 

 

Salah satu program prioritas Kabupaten Pasaman adalah Pasaman tujuan wisata. Sehubungan dengan hal tersebut, pada Minggu (12/2) Wabup Sabar AS dipercaya menjadi narasumber terkait Collaborative Governance dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Pasaman.

 

“Kita terus berupaya untuk berbuat yang terbaik dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Oleh karena itu, perlu kerja sama, dukungan bersama dan bergerak bersama untuk mewujudkan Pasaman yang lebih baik dan bermartabat,” ujar Wabup Sabar AS di Lubuk Sikaping, Minggu (12/2).

 

Sedangkan, Ahdi Susanto Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman kepada ONTIME.ID di Lubuk Sikaping mengatakan, bahwa bentuk perhatian dan kepedulian serta ingin memajukan dunia pariwisata, pemerintah daerah Pasaman telah mengalokasikan dana sebesar Rp12 Miliar. Dana tersebut yang bersumber dari APBD kabupaten 60 persen dan 40 persen lagi dari APBD Provinsi Sumatera Barat untuk pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata

 

Ahdi Susanto yang termasuk getol dan sangat mendukung program prioritas Pasaman ini salah satunya Pasaman tujuan wisata mengimbau kepada para pelaku UMKM, para wisata kreatif, pelaku usaha kuliner berintegrasi dan bersinergi dengan pemerintah. Hal tersebut untuk bersama bergerak mewujudkan Pasaman tujuan wisata.

 

“Karena nantinya akan berdampak terhadap kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Fuji salah seorang pelaku UMKM di Kecamatan Bonjol menyambut positif dan sangat mengapresiasi Pemda Pasaman yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur pariwisata pada tahun 2023 sebesar Rp12 Miliar. Ini adalah sebuah langkah kemajuan untuk mewujudkan Pasaman tujuan wisata di mana pada periode sebelumnya minim alokasi anggaran untuk pariwisata.

 

“Kita harapkan kepada pemerintah untuk bisa mengalokasikan anggaran penunjang pariwisata setiap tahunnya, sehingga secara perlahan dan pasti dapat mengubah wajah wisata Pasaman. Kemudian kepada instansi terkait agar kerap memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM, pariwisata kreatif, pengusaha kuliner dan lainnya untuk meningkatkan kemampuan di bidang pariwisata, semoga harapan masyarakat ini dapat diwujudkan,” ucap Fuji. (*/agus. w)