PASBAR, ONTIME.ID– Dilahirkan dari keluarga pekerja keras berdarah Minang, Batak dan Jawa, menjadikan sosok politisi senior H. Agus Susanto, SH. MH tumbuh dan berkembang sebagai individu yang mampu berpikir cerdik seperti orang Minangkabau, tegas seperti orang Batak, dan ulet seperti orang Jawa.
Hal itu terbukti dengan pencapaiannya dengan pernah duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) pada periode 2014-2019. Dengan menyandang predikat sebagai anak Pasaman Barat pertama yang mampu menembus Senayan sejak bergulirnya era reformasi.
Sebuah pencapaian yang menurut sebagian besar politisi lokal adalah sebuah misi bunuh diri. Namun berhasil dilakoni dengan manis oleh Bang Agus, demikian Ia akrab disapa.
Selama menjabat sebagai legislator di Senayan, cukup banyak sumbangsih yang telah dipersembahkan Agus di berbagai bidang dan sendi kehidupan masyarakat. Seakan, deru darah perjuangan untuk membangun kampung halaman sudah menjadi karakteristik yang kuat tertanam di hati politisi murah senyum itu, dan dikenal ramah kepada siapapun.
Dalam sebuah perbincangan hangat dengannya, beberapa pernyataan keras kerap terlontar ketika Ia memberikan pendapatnya tentang situasi kekinian yang terjadi di Kabupaten Pasaman Barat dan Sumatera Barat secara umum.
“Bagi saya pribadi perjuangan itu tidak boleh dilakukan setengah hati, karena manusia itu selalu dituntut untuk mampu melakukan perbuatan baik dan bisa menjadi petarung sejati ketika dihadapkan pada kepentingan masyarakat luas,”katanya.
Seperti di bidang pembangunan infrastruktur, ulasnya, seyogyanya Provinsi Sumatera Barat sangat menjanjikan untuk dikembangkan sebagai kawasan yang dapat menjadi penyangga perekonomian nasional di luar pulau Jawa. Di samping memiliki sumber daya alam yang sangat kaya, ada satu modal utama yang mungkin jarang dimiliki daerah lain, yakni adanya perpaduan budaya tiga etnis besar yang sudah membaur dan melahirkan kebudayaan serta hubungan sosial baru yang menjadi salah satu ciri khas Provinsi Sumatera Barat.
“Jika mampu dimaksimalkan disertai dukungan infrastruktur yang mumpuni, bukan tidak mungkin Sumatera Barat akan lahir sebagai daerah yang selama ini dikenal sebagai tempat kelahiran para cendekiawan pendiri negara Indonesia, menjadi suatu kawasan yang kuat di segala bidang,”katanya
Menurutnya, untuk mengkolaborasikan seluruh potensi yang ada tentu sangat dibutuhkan sosok pemimpin yang mampu memahami keinginan dan kebutuhan masyarakat. Tanpa membeda-bedakan siapa mereka dan darimana mereka berasal dengan segala latar pendidikan dan profesi. Intinya, setiap orang harus memiliki semangat dan gerak yang sama untuk sama-sama membangun kampung halaman penuh kebersamaan.
“Mustahil lah kalau ada orang yang mampu berjuang sendirian, jika dipaksakan tentu hasilnya tidak akan sesuai harapan,”ujarnya.
Disinggung tentang sikap politiknya ke depan, Ia menyatakan tekad bulatnya untuk turut membumikan semangat Restorasi Indonesia bersama Partai NasDem pada Pemilu 2024. Menurutnya sudah sesuai dengan visi perjuangan dan misi yang akan Ia tawarkan nantinya sebagai bakal calon Anggota DPR-RI untuk kedua kalinya.
Ia mengatakan, Partai NasDem sejauh ini mampu memainkan peranan penting dalam dunia perpolitikan baik nasional maupun lokal Pasaman Barat.
“Partai NasDem sukses mewarnai dengan indah dan menjadikan keberagaman serta perbedaan sebagai keutuhan sejati dalam berbangsa dan bernegara, semoga dengan kehadiran saya sebagai pengurus dan dan kader di Pasaman Barat maka keberagaman itu bisa semakin diramu untuk melahirkan kemenangan yang akan dipersembahkan untuk rakyat,”katanya. (*/vand)













