Ekonomi

BI Sumbar Siapkan Penukaran Uang Lebaran Rp3,5 T

399
×

BI Sumbar Siapkan Penukaran Uang Lebaran Rp3,5 T

Sebarkan artikel ini
BI
Kepala BI Sumbar Endang Kurnia Saputra kembali mengadakan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) tahun 2024.

PADANG, ONTIME.ID – Pada tahun 2024, Bank Indonesia (BI) Sumatra Barat (Sumbar) telah menyiapkan penukaran uang kartal sebesar Rp3,55 triliun. Angka tersebut naik dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp3 triliun.

Kepala Perwakilan BI Sumbar Endang Kurnia Saputra mengatakan, tahun ini, BI kembali mengadakan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) tahun 2024.

 

“BI Sumbar telah mempersiapkan uang Rupiah layak edar dengan pecahan mulai dari Rp1.000 sampai dengan Rp100.000,” ujar Endang Kurnia Saputra saat breakfast meeting, Jumat (8/3) di Aula BI Sumbar.

 

Menurut Endang Kurnia Saputra yang akrab disapa Adang ini, uang tersebut akan diedarkan melalui program kas keliling penukaran uang yang akan dilaksanakan di kota padang. Untuk penukaran perdana dimulai pada 18 Maret 2024 di aula BI Sumbar.

“Untuk di Gedung Memorabilia BI Muaro selama empat kali di bulan Ramadan yang akan berkolaborasi dengan perbankan. Selanjutnya, akan dilaksanakan kas keliling di beberapa kota di Sumatera Barat, yaitu Bukittinggi, Solok, Pasaman Barat dan Pesisir Selatan yang direncanakan dilaksanakan di akhir bulan Maret (Insya Allah),” ujar Adang.

 

Adang menambahkan, BI Sumbar juga telah bekerja sama dengan seluruh perbankan sebanyak 169 titik yang tersebar di seluruh Sumbar.

 

“Nantinya masyarakat umum tidak perlu repot-repot datang ke Kantor Bank Indonesia, sehingga diharapkan dapat lebih memudahkan masyarakat dalam mengakses Uang Rupiah Layak Edar untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 2024,” ujar Adang.

 

Ditambahkan Adang, periode Ramadan dan Idul Fitri 2023, capaian Volume QRIS di Sumatera Barat sebanyak 1,2 juta transaksi dengan total nominal sebesar Rp 247 miliar.

 

“Jumlah transaksi tersebut mayoritas dilakukan di Padang, Pesisir Selatan, Bukittinggi dan Tanah Datar,” ujar Adang.

Dikatakan Adang, Periode Ramadan dan Idulfitri 2024 diproyeksikan meningkat, sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna QRIS di Sumbar yang telah mencapai lebih dari 490 ribu pengguna.

 

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Sumbar Dandy Indarto Seno menambahkan, setiap orang sudah dibatasi penukaran uang ramadan sebesar Rp4 juta. Kemudian, masyarakat juga bisa melakukan penukaran melalui aplikasi sistem pintar.

 

“Sistem pintar bisa diakses dan diisi berapa yang mau ditukar dan kapan mau diambil ambil. Maksimalnya Rp juta dan hanya membuka kuota sebanyak 200 per harinya,” sebutnya.

Dandy menyebutkan, untuk memperoleh azaz keadilan, dalam sistem pintar tersebut harus menuliskan NIK sewaktu mau mengambil uang nanti.

“Karena ada sistem sebagai bukti yang bersangkutanlah yang mengambilnya. Supaya tidak disalahgunakan,” pungkasnya. (vand)