SUMBAR

BPBD Sumbar Kuatkan Kapasitas Relawan Bencana Melalui Pelatihan

374
×

BPBD Sumbar Kuatkan Kapasitas Relawan Bencana Melalui Pelatihan

Sebarkan artikel ini
BPBD
Kalaksa BPBD Sumbar Jumaidi saat memberikan sambutan pelatihan, Agustus 2022.

PADANG, ONTIME.ID – Selama tahun 2022, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan berbagai pelatihan peningkatan kapasitas relawan dan aparatur bencana.

Pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antar BPBD di Sumbar, dalam melaksanakan penanggulangan bencana baik pada saat pra bencana, saat bencana, pasca bencana serta meningkatkan peran serta relawan untuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi ancaman bencana.

 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Jumaidi, menyampakan, Sumbar disebut sebagai salah satu ‘supermarket’ bencana di Indonesia. Berbagai jenis bencana dari laut hingga daratan seperti gempa dan tsunami, banjir, tanah longsor hingga kebakaran hutan rentan terjadi.

 

“Kesiapsiagaan mulai dari mitigasi bencana hingga penanganan pasca bencana perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak untuk meminimalisir korban dan kerugian jika bencana itu datang melanda,” katanya.

 

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap Siagaan (PK) BPBD Provinsi Sumbar Fajar Sukma menyampaikan, kegiatan pelatihan ini juga dilatarbelakangi Provinsi Sumatera Barat yang merupakan daerah dengan resiko bencana yang cukup tinggi. Posisi geografis Sumbar dilalui tiga lempeng dunia yang menyebabkan gempa bumi dan memicu terjadinya tsunami.

 

Tingginya intensitas kegempaan di Sumbar, diperlukan upaya peningkatan kesiap siagaan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi kemungkinan bencana. Salah satunya adalah dengan melakukan mitigasi bencana, membuat perencanaan, Standar Operasional Prosedur (SOP), Pelatihan, serta menyiapkan sarana dan prasarana dalam rangka menurunkan tingkat resiko bencana.

 

Sementara itu, pelatihan terhadap relawan sudah dilakukan sebanyak sembilan kali selama tahun 2022. Hal ini juga diinisiasi oleh pokir Anggota DPRD Provinsi Sumbar. Diantaranya, Arkadius, Muzil M. Nur, Irsyad Syafar, Mochlaisin. Pertama, pelatihan angkatan I yaitu potensi bencana hidrometereologi Sumatera Barat yang diikuti oleh 90 orang peserta.

 

Kedua, pelatihan angkatan II yaitu kebencanaan dan penanggulangan bencana Sumatera Barat yang diikuti oleh 90 orang peserta. Ketiga, pelatihan relawan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Pasaman Barat Angkatan I yang diikuti oleh 85 peserta.

 

Keempat, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman sebanyak 40 orang. Kelima, oleh Kabupaten Pasaman Barat Angkatan II yang diikuti oleh 85 peserta. Keenam, diikuti oleh relawan daerah Kota Payakumbuh dengan 75 peserta.

 

Ketujuh, oleh Kabupaten 50 Kota yang diikuti oleh 75 peserta. Kedelapan, diikuti oleh relawan daerah Kabupaten Pesisir Selatan dengan 75 peserta. Kesembilan, diikuti oleh relawan Kota Padang dengan 55 peserta. (*/red)