Padang

Dinas PUPR Padang Optimalkan Penanganan Drainase

523
×

Dinas PUPR Padang Optimalkan Penanganan Drainase

Sebarkan artikel ini
PUPR
Tim OP Drainase Dinas PUPR Kota Padang melakukan pengerukan drainase di Kawasan Koto Marapak pada Juni 2023. Pengerukan tidak hanya berhasil mengangkat sedimen, namun juga sekaligus membersihkan sampah.

PADANG, ONTIME.ID – Menyambut hari jadi Kota Padang ke-354, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang optimalkan penanganan drainase dan saluran air.

Penanganan dilakukan mulai dari  pemeliharaan, rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur, untuk menanggulangi banjir dan genangan.

Kepala Dinas PUPR Tri Hadyanto melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Irigasi Nico Lesmana mengatakan, bahwa perawatan dan pemeliharaan rutin dilaksanakan melalui kegiatan operasional seperti pengangkatan sedimen. Pengerjaan tersebut sudah berlangsung sejak awal tahun hingga kini.

“Khusus untuk pemeliharaan tersebut, merupakan kegiatan rutin setiap tahun dan sudah kita lakukan di seluruh titik Kota Padang. Ada yang sudah selesai, dan masih ada yang terus berlanjut,” ujar Nico kepada ONTIME.ID, Selasa (11/7).

Nico menjelaskan, dalam pemeliharaan rutin tersebut dilakukan pengerukan sedimen pada saluran air. Namun, dalam pengerjaan pengerukan, tidak hanya sedimen yang berhasil dikeruk, namun juga sampah yang beraneka ragam dan jenis.

“Sebagian besar saat mengeruk sedimen tersebut malah yang ditemukan sampah. Seperti sampah rumah tangga, bahkan ban dan sampah aneh lainnya. Pernah juga kami menemukan binatang. Nah itulah setiap tahunnya dibersihkan supaya saluran bisa lancar dan tidak tersumbat,” tuturnya.

Lokasi pengerukan sedimen yang saat ini sedang dikerjakan yaitu di Kawasan Berok Rakik, Kawasan Rawang Jondul, Kawasan Imam Bonjol, Kawasan Khatib Sulaiman, Kawasan Ujung Gurun, Kawasan Sutan Syahrir, Kawasan Siteba Jl. Solok, Jl. Agam, dan Kawasan Belanti Sepanjang Rel KAI.

Ia mengatakan, di samping pemeliharaan rutin, PUPR juga melakukan rehabilitasi dan pembangunan. Pada tahun 2023 ini terdapat 15 titik lokasi dengan anggaran sekitar Rp9,5 miliar.

Sebanyak 15 titik lokasi tersebut tersebar di sejumlah tempat. Yakni, di RT 02/ RW 01 Kelurahan Ganting Parak Gadang, Koto Kaciak, Jalan Alai Barat RT 02/RW 05, Jalan Air Paku RW 05, RW 09 Pasie Nan Tigo, Jalan Kompleks Buana III Kuranji. Kemudian, di RT 01/RW 18 Ampalu Pegambiran dan Simpang Ngalau RT 03/04 Batu Gadang, RT 02 RW 01 Kelurahan Gunung Sarik, Gang Sarga Indah Andalas, Kawasan Merak Air Tawar Barat.

Selanjutnya RT 04/RW 05 Kelurahan Sungai Sapih, Perum Graha Indah 3 Lubuk Minturun, kawasan Kelurahan, RT 01/RW 16 Kelurahan Bungo Pasang dan Perum Griya Tabing Sembada Indah RT 01/ RW 20 Parupuk Tabing, dan Kampung Marapak Kalumbuk.

Nico berharap, dengan optimalnya pengerjaan drainase saat ini, bisa ikut berbenah menjelang hari jadi Kota Padang dan hari jadi Republik Indonesia tahun 2023.

“Sementara kami terus berbenah menjelang perayaan hari jadi Kota Padang ini, kami juga mengimbau kepada masyarakat supaya tidak membuang sampah ke dalam selokan dan saluran air. Karena salah satu yang menyebabkan genangan dan tersumbat adalah sampah yang menghambat aliran air,” pungkasnya. (vand)