PADANG PARIAMAN, ONTIME.ID– Partai Demokrat menolak Kenaikan harga bahan bakar minyak(BBM) bersubsidi dan meminta pemerintah membatalkan kebijakan tersebut.
Ketua DPC Partai Demokrat Padang Pariaman Januar Bakri,SH menilai kebijakan pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi tidak akan menyelesaikan masalah utama tata niaga BBM bersubsidi. Menurutnya kebijakan menaikan harga BBM bersubsidi adalah solusi tambal sulam yang hanya memberatkan masyarakat kecil.ungkapnya.
Semestinya pemerintah mengevaluasi anggaran APBN, memangkas program-program yang belum mendesak untuk dilaksanakan, memangkas anggaran-anggaran yang menelan dana besar seperti, IKN, Belanja Kemenhan dan kegiatan pembangunan infrastruktur yang tidak begitu harus dilaksanakan saat ini.
Jangan mengorbankan rakyat, yang mana saat ini perekonomian rakyat baru merangkak untuk bangkit dari keterpurukan akibat musibah Covid-19. Sepertinya pemerintah tidak peduli dengan kepedihan serta jeritan masyarakat, nelayan, para sopir angkutan umum lainnya yang mengais kehidupan dengan pendapatan yang sangat minim, bagaimana masyarakat akan bisa membiayai pendidikan anak-anaknya sementara untuk makan saja tambah sulit untuk didapatkan, belum lagi persoalan kesehatan, dimana hati mereka yang mengambil kebijakan seperti ini. Pungkasnya.
Kenaikan harga BBM tersebut berdampak pada kenaikan harga lainnya, seperti bahan pokok. Sehingga dapat membuat kehidupan masyarakat jauh lebih sulit. Untuk itu, pihaknya menolak kebijakan pemerintah menaikan harga BBM. Selain itu ketua DPC Partai Demokrat Padang Pariaman ini juga menyesalkan sikap pemerintah yang menaikan harga BBM di saat harga minyak dunia sedang turun.(*/zul)













