PADANG, ONtime.ID — Wujudkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar sebagai rumah aspirasi dan edukasi literasi rakyat, DPRD Sumbar jalin kerja sama terkait layanan perpustakaan dengan perpustakaan nasional (Perpusnas).
Kerja sama antara Perpusnas dengan kelembagaan DPRD yang terlaksana dengan DPRD Sumbar merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia.
Penandatangan kerja sama sendiri akan dilakukan saat rapat paripurna istimewa peringatan Hari Jadi Sumbar ke- 78 pada 1 Oktober mendatang.
Ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan, kelembagaan DPRD Sumbar, selain menjalankan fungsi dan peran sebagaimana amat UU Nomor 23 /2014 tentang pemerintahan daerah, juga berkomitmen untuk ikut serta mendorong keterbukaan informasi publik, membuka ruang demokrasi, dialog aspirasi publik, dan juga sebagai rumah belajar dalam bentuk layanan perpustakaan modren (digital).
Hal ini dijalankan sebagai upaya menanamkan nilai-nilai nasionalisme kebangsaan bagi kalangan aktivis, mahasiswa dan masyarakat Sumatera Barat.
Semua ini disampaikan Ketua DPRD Sumbar Supardi, SH lewat pesan singkat melalui Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat, Zardi Syahrir disela-sela pertemuan terkait pembahasan materi kerja sama antara Perpustakaan Nasional dengan DPRD Sumbar, di Gedung Rapat Perpusnas Jakarta, Jumat (22 /9).
Supardi menuturkan, gagasan rumah aspirasi dan edukasi literasi rakyat merupakan inovasi yang sangat bagus. Gagasan ini akan membuka ruang meningkatkan kreatifitas, melahirkan kembali orang-orang cerdas Sumbar melalui layanan perpustakaan bagi anggota DPRD, generasi milenial dan masyarakat.
” Fasilitasi kelembagaan DPRD selain sebagai ruang dinamika demokrasi, menerima aspirasi publik, juga bagaimana memberikan layanan edukasi literasi pengetahuan untuk pencerdasan publik dan masyarakat. Hal ini untuk meningkatkan sumber daya manusia di Sumbar,” ujar Supardi.
Sementara itu, Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Sri Marganingsih mengatakan, kerja sama layanan perpusnas dengan kelembagaan DPRD Sumbar ini merupakan pertama kali dilakukan di Indonesia.
“Karena ini pertama kali, Perpusnas menilai ini merupakan layanan perpustakaan kekhususan yang nantinya menjadi inspirasi bagi pembangunan daerah,” ujar Sri.
“Mendengarkan semangat dan keinginan besar DPRD Sumbar mewujudkan layanan perpustakaan bagi anggota dewan, masyarakat dan publik tentunya menjadi hal penting dalam meningkatkan keilmuan dan kecerdasan sumberdaya manusia Indonesia,” katanya menambahkan.
Sri mengaku senang dengan kerja sama ini, yang penandatangannya akan dilakukan di hadapan rapat paripurna DPRD dalam rangka peringatan Hari Jadi Sumatera Barat ke- 78.
“Ini sebuah semangat mendorong perkembangan literasi, minat baca dan lain-lain sesuai peran, tugas dan fungsi Perpusnas memberikan layanan perpustakaan secara nasional,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sri Marganingsih menyampaikan, setelah penyusunan materi nota kesepahaman ini, akan ditindaklanjuti dengan materi perjanjian kerja sama, sehingga apa yang diharapkan dapat terlaksana sebagaimana mestinya.
“Kita berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak untuk kemajuan literasi, dan perkembangan layanan perpustakaan kepada masyarakat di Sumbar,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Sumbar, Zardi Syahrir menambahkan, kehadiran di Perpusnas untuk menyamakan persepsi materi kerja sama antara Perpustakaan Nasional dengan DPRD Sumatera Barat.
“Alhamdulilah kita telah berhasil menetapkan beberapa kerja sama yang nantinya dapat kita laksanakan sesuai kebutuhan dari perkembangan layanan perpustakaan di lingkup DPRD Sumbar,” katanya.
Ia mengatakan, rumah aspirasi dan edukasi literasi rakyat merupakan semangat besar DPRD Sumbar untuk ikut serta meningkatkan minat baca dan minat menulis serta memberikan wahana pencerdasan bagi masyakat Sumatera Barat yang dahulunya mampu melahirkan banyak tokoh nasional dalam kemerdekaan Republik Indonesia.
“Sumatera Barat memiliki potensi besar pada industri otak (sumber daya manusia) yang sejak dahulunya yang berkontribesar dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,” ucapnya.
Zardi menambahkan, melalui adanya kerja sama ini diharapkan nantinya DPRD Sumbar tidak saja membuka ruang demokrasi rakyat, tapi juga dapat memberikan nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme dan cinta daerah untuk mempersiapkan generasi emas tahun 2045 nantinya. (vand)













