Politik

Gedung DPRD Sumbar Dipenuhi Karangan Bunga

225
×

Gedung DPRD Sumbar Dipenuhi Karangan Bunga

Sebarkan artikel ini
dprd
Ratusan karangan bunga berisi ucapan selamat atas terbentuknya koalisi Partai Gerindra dan PKB yang terlihat di sekitaran Gedung DPRD Sumbar, Selasa (16/8).

PADANG, ONTIME.ID- Beberapa hari usai deklarasi koalisi Gerindra-PKB untuk Pemilu 2024 yang dilaksanakan di SICC Bogor Jawa Barat, pada Selasa (16/8) siang, sekitaran Gedung DPRD Sumbar terpantau dipenuhi ratusan kiriman karangan bunga.

Ratusan karangan bunga itu berisi ucapan selamat atas terbentuknya koalisi Partai Gerindra dan PKB menghadapi Pemilu 2024.

Karangan bunga tersebut berasal dari sejumlah organisasi masyarakat, organisasi pemuda hingga organisasi salah satu induk cabang olahraga di Sumbar. Tidak hanya itu, ucapan selamat dari perorangan juga terpampang di antara karangan bunga tersebut.

Diketahui bahwa Gerindra dan PKB secara resmi mendeklarasikan kerja sama atau koalisi politik mereka di Pemilu 2024. Piagam kerja sama tersebut, ditandatangani Prabowo dan Cak Imin, sapaan Muhaimin saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerindra di Sentul, Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini.

Terkait ini Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumbar Hidayat mengatakan, sebagai kader partai, pihaknya berterima kasih atas apresiasi sejumlah organisasi, komponen masyarakat, serta pihak perseorangan yang telah memberikan karangan bunga, serta memberikan dukungan terhadap Prabowo atas kesediaannya dicalonkan kembali untuk Pilpres.

“Hasil Rapimnas beberapa waktu lalu, dibalas dengan ratusan karangan bunga dari ormas, sejumlah komponen masyarakat, dan perseorangan. Kami merasa kaget, dan sangat terharu akan hal itu. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan pada Pak Prabowo, sekaligus juga terkait deklarasi koalisi dengan PKB. Ini adalah wujud konkrit ternyata  sebagian besar masyarakat Sumatera Barat masih setia pada Pak Prabowo,” katanya.

Hidayat menambahkan, atas besarnya dukungan yang telah diberikan masyarakat, setiap kader Gerindra baik yang ada di partai dan yang duduk di DPRD akan menjadikannya sebagai pemicu, untuk bekerja lebih keras lagi untuk mengakomodir kepentingan masyarakat, tentunya sesuai dengan kewenangan dan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang dimiliki.

Tidak bisa dipungkiri, kata dia, sebagian masyarakat Sumbar mungkin ada yang kecewa karena terjadinya dinamika politik usai Pilpres 2019 lalu, dimana Prabowo masuk dalam jajaran pemerintah presiden Indonesia Joko Widodo. Namun pada Rapimnas di Bogor, Prabowo telah menegaskan bahwa tindakan tersebut diambil untuk menghilangkan blok-blok pasca pemilihan presiden. Hal ini dilakukan untuk menjaga keutuhan, kesatuan dan persatuan  bangsa usai Pilpres.

“Jika keputusan itu tidak diambil, maka akan mengganggu stabilitas sosial yang ada, kita tidak akan nyaman bekerja hingga beribadah, ” katanya.

Bicara tentang Prabowo, Hidayat menilai Ketua Umum Gerindra itu adalah sosok yang tokoh, takah, tageh.

“Ketokohannya sudah sangat diakui, tidak hanya oleh masyarakat Indonesia, tapi juga oleh dunia internasional. Takahnya ini bisa dilihat intelektualitasnya, ia merupakan seorang pemikir. Tageh, bisa dilihat dari ketegarannya, beberapa kali kalah tapi tetap bangkit lagi,” ujar Wakil Ketua I OKK Partai Gerindra Sumbar tersebut.

Sementara itu Sekretaris DPRD Sumbar Raflis mengatakan, sebagai gedung perwakilan rakyat masyarakat berhak mengucapkan selamat dengan meletakkan karangan bunga ataupun hal lainnya, selama tidak melanggar ketentuan yang berlaku. (*/red)

“letak karangan bunganya pun diluar pagar DPRD Sumbar, mungkin Dinas tata kota lebih mengerti akan hal itu,” katanya. (*/red)