PARIAMAN, ONTIME.ID – Pelaksanaan ibadah haji membutuhkan kekuatan fisik dan stamina yang prima ,oleh karena itu Calon Jemaah Haji (CJH) diminta menjaga kesehatan mulai dari sekarang.
Hal itu disampaikan Anggota DPR RI Ade Rizki Pratama saat Sosialisasi Kesehatan haji dan Vaksinasi Covid-19 bersama Kemeterian Kesehatan di Kota Pariaman, Kamis (15/9).
“Saat melakukan ibadah haji nanti para jemaah akan banyak berjalan kaki, untuk itu perlu menjaga kesehatan mulai dari sekarang,” kata Adé Rizki di Pariaman.
Ia mengatakan berdasarkan evaluasi memang haji tahun lalu ada pengurangan kouta yang diberikan oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi kepada Indonesia, disebabkan Covid-19.
“Selain dari anterian yang panjang juga ada pembatasan oleh sebab itu di Pariaman saja hanya 54 orang yang bisa diberangkatkan, padahal sebelum Covid-19 jumlahnya mencapai 150 orang,” katanya.
Kondisi ini tentu akan menambah panjang daftat anterian untuk keberangkatan haji di Indonesia, untuk itu ia berharap pada tahun depan tidak ada lagi pembatasan usia yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi.
“Saat ini yang atrean umurnya sudah melebihi 60 tahun, dengan ada pembatasan ini tentu akan mempupuskan keinginan dari orangtua kita ini untuk datang ke tanah suci,” katanya.
Untuk itu, sambil menunggu informasi update dan perkembangan yang dinamis terkait dengan tahun akan datang terkait dengan pengelolaan haji kedepan tentu perlu juga persiapkan bagaimana kesehatan haji Indonesia ini khususnya para lansia di tengah Covid-19 yang masih belum selesai ini.
“Bagaimana nanti ada calon jamaah haji kita yang mungkin sedang menderita daripada penyakit penyakit bawaan harus dilakukan monitoring secara bersama-sama,” katanya.
Jangan sampai nanti sudah sampai di tanah suci akan tetapi tidak bisa melakukan ibadah haji dengan baik karena kondisi mereka yang sedang sakit,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Nazifah menyatakan pihanya selalu melakukan pendampingan kesehatan terhadap calon jemaah haji yang ada di Kota Pariaman .
“Kami selalu melakukan pemantauan terhadap jemaah kita yang akan berangkat itu, dari setiap kegiatan yang dilaksanakan sebelum keberangkatan untuk mamastikan kesehatan mereka,” ujarnya. (*/vand)













