GAZA, ONTIME.ID—Kementerian Inggris untuk Timur Tengah mengecam serangan Israel terhadap sebuah gereja di Jalur Gaza yang menewaskan dua orang dan melukai tujuh lainnya.
Menteri Inggris untuk Timur Tengah, Tariq Ahmad, mengutuk serangan Israel yang mengenai sebuah gereja di Jalur Gaza yang menjatuhkan dua korban jiwa dan melukai tujuh lainnya. Ia juga turut mengutuk penembakan mematikan di Holy Family Parish di Gaza pada Sabtu (16/12) yang diduga dilakukan penembak jitu Israel.
“Terkejut bahwa warga sipil yang berlindung di gereja di Gaza utara telah tewas dan yang lainnya terluka. Israel harus mematuhi hukum humaniter internasional. Warga sipil harus dilindungi,” kata Ahmad, Selasa (19/12).
Ahmad juga menyerukan gencatan senjata berkelanjutan segera dilakukan agar pihak-pihak yang berkonflik segera berdamai.
Patriarkat Latin Yerusalem sebelumnya melaporkan seorang penembak jitu militer Israel menembak dua perempuan di Holy Family Parish di Gaza pada Sabtu.
Korban tewas ialah seorang ibu dan anak perempuannya yang saat insiden tengah berjalan menuju Biara Suster.”Satu tewas ketika dia mencoba membawa yang lain ke tempat yang aman,” demikian pernyataan Patriarkat Latin Yerusalem.
Tujuh orang lainnya juga ditembak dan terluka dalam serangan di kompleks tersebut. Kompleks itu sendiri menjadi tempat pengungsian warga Gaza sejak perang Israel-Hamas pecah awal Oktober lalu.
“Tidak ada peringatan yang diberikan, tidak ada pemberitahuan yang diberikan. Mereka ditembak begitu saja di dalam bangunan paroki, di mana tidak ada pihak yang berperang di sana,” jelasnya.
Dia mengatakan serangan itu adalah terorisme.”Ada yang mengatakan ‘Ini adalah terorisme’. Ya, ini adalah perang. Ini adalah terorisme. Itu sebabnya Alkitab mengatakan bahwa ‘Allah mengakhiri perang. Busur yang dia patahkan dan tombak yang dia patahkan’,” kata Paus.
Israel terus menyerbu Gaza pasca gencatan senjata 7 hari berakhir 1 Desember lalu. Negeri Zionis mulai fokus menyerang Gaza selatan setelah sebelumnya intens membombardir Gaza utara. (vand)













