Politik

Ketua DPRD Sumbar Supardi Bangun 5 JUT dan Jalan Pemukiman Baru

305
×

Ketua DPRD Sumbar Supardi Bangun 5 JUT dan Jalan Pemukiman Baru

Sebarkan artikel ini
Supardi
Ketua DPRD Sumbar, Supardi saat menghadiri peresiman 5 jalan usaha tani dan 5 jalan pemukiman di Nagari VII Koto Talago, Lima Puluh Kota

LIMAPULUH KOTA, ONtime.ID — Warga VII Koto Talago, Lima Puluh Kota memiliki jalan usaha tani (JUT) dan jalan pemukiman baru. Total ada lima JUT dan lima jalan pemukiman. Ke-10 jalan tersebut dibangun dengan dana yang berasal dari pokok pikiran (pokir) Ketua DPRD Sumbar, Supardi. Seperti diketahui Lima Puluh Kota menjadi daerah pemilihan (dapil) Supardi sebagai anggota dewan. Begitu juga dengan Payakumbuh. 

 

“Keberadaan jalan-jalan baru ini tentu akan memudahkan warga kami untuk mengangkut hasil panen dan juga memudahkan warga untuk beraktivitas sehari-hari,” ujar Wali Nagari  VII Koto Talago Lima Puluh Kota, saat peresmian jalan tersebut baru-baru ini.

 

Wali Nagari VII Koto Talago mengatakan amat bersyukur dan berterima kasih karena jalan tersebut akhirnya selesai dan bisa dimanfaatkan.  Ia menilai tidak mudah untuk nagari maupun jorong untuk bisa mendapatkan bantuan pendanaan untuk pembangunan. Namun dikarenakan ada anak-anak nagari di pemerintahan provinsi, maka pembangunan tersebut berhasil dilaksanakan.

 

“Kami sangat berterima kasih pada Bapak Ketua DPRD. Hendaknya perhatian Pak Supardi juga ditiru oleh banyak perantau-perantu lain agar semakin banyak kepedulian membangun nagari,” ujarnya.  Ketua DPRD Sumbar, Supardi yang menghadiri acara peresmian jalan tersebut mengatakan membangun nagari merupakan tanggung jawab anak nagari walaupun mereka sudah merantau.

 

“Saya pribadi dinasehati oleh orang tua saya, terutama ayah saya untuk selalu pulang ke kampung, bersilaturahmi dan membangun urang-urang di nagari,” ujarnya.

Ketua DPRD Sumbar, Supardi bersama dengan masyarakat ketika peresiman 5 jalan usaha tani dan 5 jalan pemukiman di Nagari VII Koto Talago, Lima Puluh Kota

Supardi mengatakan nagari dan sejarah serta adat budaya yang ada di dalamnya adalah aset yang harus dijaga bersama.  “Ada bangunan serta peninggalan sejarag di banyak nagari yang harus bersama kita lestarikan dan jaga bersama,” katanya.

 

Supardi mengatakan, sebagai orang yang berasal dari Lima Puluh Kota dan Payakumbuh ia akan terus membantu pengembangan nagari sesuai kemampuan yang ia miliki. Terutama pula dalam keadaan apapun nantinya ia akan terus menjaga silaturahmi dan datang menengok kampuang. (vand)