Terkait dana desa di masa pandemi, Tungkal Selatan masih bisa melakukan pemberdayaan. Pemuda diberi pelatihan life skill. Juga dilaksanakan program padat karya tunai desa untuk pemeliharaan infrastruktur yang dibangun pada 2017-2018.
Hal ini patut disyukuri meski Dana Desa yang diterima tahun 2022 sebesar Rp783.767.000. Jauh menurun dibandingkan tahun 2021 yang mencapai Rp1.181.931.000. “Kami masih bisa memberikan BLT Dana Desa kepada 102 KK atau kelompok penerima manfaat. Hampir sama dengan tahun lalu yang 103 KPM,” katanya. (*/red)











