AGAM, ONTIME.ID – Empat orang terbimbun longsor di lokasi penggalian tanah di Muaro Tantang, Jorong Padang Koto Gadang, Nagari Silareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (8/11) sekitar pukul 15.30 WIB.
Dimana dua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, satu selamat dan seorang lagi masih dalam pencarian.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Bambang Warsito, mengatakan, untuk korban yang selamat itu katanya atas nama Fauzan (22) warga Pasaman Barat. Sementara dua warga meninggal dunia atas nama Agung warga Pasaman Barat dan Isuf (40) warga Pasaman Barat.
“Satu korban sedang dalam proses pencarian atas nama Dodi Saputra (30) warga Palembayan, Agam,” katanya.
Bambang menyebutkan, untuk korban yang selamat, Fauzan, saat ini sudah dirujuk ke Rumah Sakit Yarsi Pasaman Barat, usai dirawat di klinik kesehatan tidak jauh dari lokasi kejadian.
Bambang mengatakan, untuk korban ini ditemukan beberapa menit setelah kejadian dalam kondisi tertimbun. Fauzan dan Agung ditemukan sekitar pukul 16.13 WIB dan Isuf ditemukan sekitar pukul 17.33 WIB.
“Pencarian korban kami menggunakan dua alat berat dan proses pencarian oleh tim gabungan dari BPBD Agam, Polres Agam, Kodim 0304 Agam dan masyarakat,” ucapnya.
Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian, mengungkapkan bahwa saat ini proses pencarian masih terus dilakukan. Ferry menjelaskan bahwa para korban melakukan galian secara manual. Lokasi galian tersebut berada persis di pinggir jalan.
Sementara itu, Camat Palembayan, Sabirun, menambahkan, kejadian itu berawal saat keempat korban tengah mengisi tanah ke dalam truk. Mungkin karena curah hujan yang sebelumnya sempat mengguyur daerah itu membuat tanah mudah longsor dan menimpa keempat korban.
“Dua orang korban Fauzan dan Agung ditemukan sedang berada di atas mobil truk yang ikut tertimbun, akibat longsor tersebut,” katanya.
Sedangakan dua korban lainnya, lanjut Sabirun, sedang berada di bawah untuk memuat tanah timbunan ke atas mobil. “Sekarang tim gabungan masih mencari satu korban yang masih tertimbun,” katanya. (*/red).













