Politik

Pemasalahan Sosial Mesti Menjadi Perhatian Bersama

288
×

Pemasalahan Sosial Mesti Menjadi Perhatian Bersama

Sebarkan artikel ini
Sosial
Ketua DPRD Sumbar, Supardi.

PAYAKUMBUH, ONtime.ID-  Berbagai permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat mesti menjadi perhatian pemerintah daerah,dan semua pihak. Sebab, jika dibiarkan akan menjadi ancaman dan tantangan bagi kemajuan, kesejahteraan masyarakat. Termasuk di Kota Payakumbuh.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Sumbar, Supardi saat memberikan arahan pada kegiatan Penyuluhan Sosial Keliling Program Dinas Sosial Provinsi Sumbar di Hotel Farabi Kota Payakumbuh, Rabu (7/8).

Supardi mengatakan,  untuk di Kota Payakumbuh salah satu pemicu munculnya permasalahan sosial adalah tingginya tingkat pengangguran di daerah tersebut.

“Dari data statistik (BPS), Payakumbuh masuk lima besar tertinggi angka penganggurannya di Sumbar. Tingginya angka pengangguran ini memberikan dampak negatif terhadap kemiskinan, perilaku judi, narkoba, perceraian dan perilaku kejahatan negatif lainnya,” ujar Supardi.

Ia mengatakan, pengangguran yang tinggi akan berdampak terhadap tingginya angka kriminalitas, dan juga kenakalan remaja. Untuk itu perlu langkah strategis dan sistematis dalam hal mengatasi permasalahan sosial ini, salah satunya adalah melalui penyuluhan sosial keliling untuk warga kota Payakumbuh yang hari itu diadakan.

“Penyuluhan sosial keliling ini adalah salah wujud pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bimbingan serta pelatihan, guna menjawab permasalahan yang ada di masyarakat. Penyuluhan sosial keliling ini merupakan harapan besar Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat terhadap Kota Payakumbuh dalam mengatasi permasalahan -permasalahan yang terjadi,” kata Supardi.

Lebih lanjut ia juga menyingung terkait maraknya kasus LGBT, pinjaman online (pinjol), peredaran narkoba yang juga memerlukan perhatian semua pihak, untuk bagaimana menyelamatkan generasi penerus bangsa ini.

“LGBT, pinjaman online, penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda saat ini. Allah dalam Al-Qur’an memerintahkan kita tidak boleh membiarkan dan meninggalkan generasi yang buruk dalam menjaga kelangsungan hidup peradaban bangsa,” ingat Supardi.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar yang diwakili oleh Ketua Tim Pelaksana Kegiatan K2KRS,  Rosyi Marina Devita, mengatakan dalam penanganan permasalahan sosial yang cukup kompleks, pemerintah membutuhkan kemitraan dengan masyarakat.

“Pemerintah harus bergandengan tangan dalam upaya mencegah dan menangani permasalahan sosial yang terjadi,” ungkapnya

Ia juga  menyampaikan, untuk penyebarluasan informasi berupa komunikasi motivasi dan edukasi kepada masyarakat bisa dilakukan secara lisan, tulisan maupun menggunakan alat peraga.

“Para peserta bimbingan penyuluhan sosial keliling perlu mendapatkan bekal bekal ilmu agar dapat memberikan edukasi positif kepada masyrakat dalam kegiatan penyuluhan sosial keliling”, ucapnya.

Bimtek penyuluhan keliling ini adalah angkatan ke- 14 belas yang dilaksanakan di Kota Payakumbuh dengan dengan peserta berasal dari tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna, PSM sebanyak 65 orang

Saat menghadiri kegiatan ini, Ketua DPRD Sumbar didampingi Kabag Persidangan dan Perundangan-undangan Sekretariat DPRD Sumbar, Zardi Syahrir. (vand)