Kemudian, 2 wali nagari tumbang di Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Yaitu Wali Nagari Manggilang Ridwan yang terpilih Noviardi dengan perolehan 1131 suara. Wali Nagari Tanjuang Pauah Taufik JS yang terpilih Dalpen Alpetra dengan perolehan 718 suara. Satu gagal terpilih di Kecamatan Situjuah Limo Nagari yakni Wali Nagari Situjuah Gadang Syofiar Ledi yang terpilih Alfis dengan perolehan 1300 suara.
Insanul Rijal, Wali Nagari Termuda dari Ujung Utara 50 Kota
Pemuda yang satu ini, dipastikan akan menjadi orang nomor satu di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh. Insanul Rijal namanya. Rijal, begitulah saapan akrab pria kelahiran 1992 tersebut. Rabu (25/5) siang, merupakan hari bersejarah bagi dirinya. Kenapa tidak, dihari itu merupakan langkah awal baginya untuk mewujudkan impian dalam membangun nagari di ujung utara Limapuluh Kota.
Dirinya merupakan peraih suara terbanyak dalam pemilihan wali nagari serentak untuk Koto Tinggi.
“Alhamdulillah, terimakasih doa dan dukungan semua pihak,” ujar pria yang akan memasuki usia 30 tahun tersebut.
Sebelum mencalonkan diri sebagai Wali Nagari Koto Tinggi, Insanul Rijal merupakan Kepala Jorong Kampung Melayu. Tingginya permintaan masyarakat agar dirinya ikut dalam kontestas pemilihan wali nagari, akhirnya dirinya mengikuti kemajuan masyarakat sebagai upaya dalam membangun Koto Tinggi untuk lebih maju lagi.
Dari 19 TPS di Koto Tinggi, 7 TPS diantaranya Insanul Rijal menang mutlak. Dari hasil hitungan sementara, calon nomor urut 3 tersebut berhasil meraup 940 suara dan peraih suara terbanyak dari seluruh calon Walinagari Koto Tinggi.
NANANG ANWAR, Calon Wali Nagari Taram Peraih Suara Terbanyak
Kontes Demokrasi Pemilihan Wali Nagari Serentak yang dilaksanakan di 70 nagari se-Kabupaten Lima Puluh Kota pada Rabu (25/5) lalu sukses digelar. Beberapa jam usai pencoblosan, sudah bisa dipastikan siapa-siapa kandidat yang terpilih untuk menjadi orang nomor satu di asing-masing nagari untuk 6 tahun kedepan.
Berdasarkan hitungan cepat, pemilihan di Nagari Taram, Kecamatan Harau jadi perhatian. Kenapa tidak, dari 70 nagari ternyata calon di nagari yang dikenal dengan objek wisata Kapalo Banda itu merupakan peraih suara terbanyak.
Dari 16 TPS di 7 jorong se Nagari Taram, menetapkan calon wali nagari nomor urut 1 yakni Nanang Anwar unggul dengan perolehan suara 3232 dari surat suara 4252 atau dari 6184 daftar pemilih. Dengan perolehan 3232 Nanang Anwar tak hanya unggul di Nagari Taram saja, tapi unggul dari 297 calon wali nagari se Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Ucapan puji syukur kepada Allah dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Nagari Taram yang telah mempercayai dan memberikan amanah untuk memimpin Nagari Taram periode 2022-2028 kedepan. Alhamdulillah dan Inshaallah, tugas, beban serta amanah ini akan saya jalani dengan sebaik-baiknya, dengan nawaitu membangun Nagari Taram dengan tulus serta iklas, dengan visi dan misi yang telah saya sampaikan akan menjadi penunjang untuk kemajuan Nagari Taram kedepannya,” ujar Nanang Anwar.
Nanang berharap, kepada seluruh masyarakat Nagari Taram, untuk ikut bersama dalam memberikan aspirasi pikiran serta tenaga dalam membangun Nagari Taram yang lebih maju.
“Mari kita kawal roda pemerintahan ini ke depan dan jangan jadikan kontes demokrasi wali nagari ini sebagai ajang perbedaan antara satu sama lain, karna kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat kita semua, mari kita bersatu untuk Nagari Taram yang lebih maju,” ucapnya lagi. (vand)













