Politik

Perpustakaan Sarana Penting Memajukan Bangsa

346
×

Perpustakaan Sarana Penting Memajukan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Bangsa
Berfoto bersama saat kunjungan ke Perpusnas

PADANG, ONTIME.ID — Perpustakaan yang maju, menarik, serta sesuai dengan kaedah layanan perpustakaan sebagaimana mestinya yang tersedia di Sekretariat DPRD Sumatera Barat, merupakan harapan dan keinginan dalam keikutsertaan berkontribusi mendorong kemajuan pembangunan daerah terutama menyiapkan orang-orang cerdas dan generasi emas Indonesia.

Hal tadi disampaikan Sekretaris DPRD Sumbar H.Raflis, SH.MM saat audiensi dengan Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus beserta tim kerja sama Perpusnas Republik Indonesia (RI) di ruang rapat PPUK, Jakarta pada pekan lalu.

Raflis mengatakan, kunjungan hari itu merupakan percepatan tindak lanjut dari MoU DPRD Sumbar dengan Perpusnas RI yang dilakukan pada peringatan Hari Jadi Sumbar ke-78 dalam rapat paripurna DPRD Sumbar beberapa waktu lalu.

“Kita ingin segera menuangkan dalam perjanjian kerja sama (PKS) yang lebih kongkrit dalam memajukan layanan perpustakaan khusus DPRD, sehingga semua dapat terlaksana sebagaimana mestinya. Fungsi layanan perpustakaan DPRD adalah upaya meningkatkan pelayanan publik dalam mencerdaskan masyarakat Sumbar,” ujar Raflis.

Ia menambahkan, tahun ini Sekretariat DPRD Sumbar telah memiliki perpustakaan yang refesentatif dengan ruangan berada di bawah Masjid Asyura DPRD Sumbar. Semua layanan perpustakaan akan ditempatkan di sana. Sehingga bisa lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat umum terutama para mahasiswa, siswa, pelajar dan anggota DPRD Sumbar serta masyarakat umum.

 

“Kita ingin semua aktifitas layanan perpustakaan yang maju, modern secara digital DPRD Sumbar dapat diwujudkan tahun 2024. Karena saya tahun tersebut akan purna tugas, tak ingin hal-hal baik ini tidak tuntas dalam kepemimpinan saya,” tegasnya.

Lebih lanjut Raflis menyampaikan, perpustakaan adalah hal yang penting dalam pengembangan peradaban bangsa. Tidak akan pernah lahir orang-orang cerdas tanpa membaca dan menulis.

“Bangsa ini akan kuat dan tangguh atas lahirnya keberadaan orang-orang cerdas, berilmu, berpengetahuan, berbudaya, beretika, bermoral dan memiliki kepribadian jatidiri kebangsaan dari sabang sampai merauke, miangas sampai  pulau Rote,” ungkapnya.

Kepala Pusat Pengembangan  Perpustakaan  Umum dan Khusus, Nani Suryani mengatakan, perpustakaan nasional sebagai pembina kegiatan perpustakaan daerah dan lain-lain mendukung dan mendorong kemajuan dan pengembangan pengelolaan perpustakaan daerah.

“Untuk layanan perpustakaan DPRD Sumbar kita akan kelompokan pada perpustakaan khusus. Untuk itu agar segera perpustakaan DPRD didaftarkan masuk dalam data Perpusnas. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui aplikasi,” ujar Nani.

Nani Suryani juga menyampaikan apresiasi atas semangat Sekretariat DPRD Sumbar yang telah mengembangan pengelolaan perpustakaan secara baik.

“Banyak hal program Perpusnas yang dapat kita kerjasamakan baik dalam pengembangan SDM, e-book, ataupun hal-hal teknis lainnya. Agar memudahkan koordinasi, nanti didiskusikan lewat zoom metting saja bersama tim, dengan menuangkan item-item PKS yang akan dilaksanakan. Kita menyambut baik, semua hal dalam upaya pengembangan pengelolaan perpustakaan di DPRD Sumbar,” imbuhnya.

Sementara itu Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Sumbar, Zardi Syahrir menyampaikan, kondisi pelayanan perpustakaan DPRD Sumbar belumlah berjalan baik sebagaimana mestinya. Jikapun ada Pojok Baca Digital (Pocadi) DPRD tentunya masih belumlah sesuai dengan standar pocadi sebenarnya.

“Keberadaan Pocadi DPRD Sumbar masih bersifat inisiatif semata dalam membuka mata, telinga dan pemikiran bahwanya pelayanan perpustakaan bagian tak terpisahkan dari kemajuan pelayanan Sekretariat DPRD Sumbar. Namun walaupun demikian aktifitas Pocadi sudah berjalan baik, dimana para pengunjung sudah dapat memanfaatkan Pocadi DPRD Sumbar, terlihat dari kunjungan yang ada”, ungkap Zardi.

Zardi juga menyampaikan, layanan dan pengembangan perpustakaan DPRD Sumbar masih membutuhkan sentuhan binaan dan penyempurnaan dari Perpusnas RI.

 

“Saat ini DPRD Sumbar telah memiliki 11 orang tenaga IT, 2 orang pustakawan, sarana prasarana, tempat ruang perpustakaan yang baru. Dari data hari ini ada kunjungan pelajar, siswa dan mahasiswa rata-rata 300-500 orang perbulan serta kunjungan tamu kedewanan rata-rata 50 – 100 orang perbulan. Tentu ini potensi dan modal besar dalam memajukan layanan perpustakaan DPRD Sumbar,” tukasnya. (vand)