Peristiwa

Polda Sumbar Gelar Doa Bersama Mengenang Tragedi Stadion Kanjuruhan

505
×

Polda Sumbar Gelar Doa Bersama Mengenang Tragedi Stadion Kanjuruhan

Sebarkan artikel ini
polda
DOA BERSAMA jajaran Polda Sumbar dan jamaah dari berbagai unsur masyarakat termasuk suporter sepak bola untuk korban tragedi Kanjuruhan, Malang, Provinsi Jawa Timur.

PADANG,ONTIME.ID— Polda Sumbar akan menggelar tahlilan dan doa bersama selama lima hari berturut-turut untuk mengenang ratusan suporter Aremania dan dua orang anggota kepolisian yang menjadi korban tewas dalam tragedi yang terjadi di stadion Kanjuruhan, Malang, Provinsi Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistywan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa solidaritas, belasungkawa dan duka cita jajaran Polda Sumbar atas terjadinya salah satu tragedi sepakbola yang menelan ratusan korban jiwa. Selain doa dan tahlilan, jemaah juga menyelenggarkan Salat Gaib.

“Kegiatan doa bersama dan tahlilan bagi ratusan korban tragedi stadion Kanjuruhan ini akan kita laksanakan selama lima hari berturut-turut di Kompleks Masjid Al-Taqwa Mapolda Sumbar dengan target jamaah seribu orang. Kita juga akan melibatkan para pecinta dan penggemar sepakbola, khususnya suporter pendukung Semen Padang FC,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pol Dwi Sulistywan menuturkan, hendaknya tragedi kelam yang terjadi usai pertandingan antara Arema Malang melawan Persebaya Surabaya tersebut, dijadikan sebagai momentum evaluasi dan introspeksi bagi semua pihak. Sebab menurutnya sepakbola merupakan olahraga yang sudah mendarah daging bagi masyarakat Indonesia maupun Sumbar.

 

“Kita berharap kedepannya kejadian seperti ini menjadi yang terakhir kalinya. Jangan ada lagi darah ataupun nyawa yang melayang di arena pertandingan sepakbola. Kita juga mendoakan agar arwah para korban meninggal dunia diterima disisinya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Begitupun dengan korban yang mengalami luka berat maupun ringan. Semoga mereka cepat sembuh,” ucapnya.

 

Senada dengan itu, salah satu pendukung Semen Padang FC yang turut hadir dalam kesempatan itu, Teo (34) mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Polda Sumbar tersebut. Menurutnya, melalui pelaksanaan Salat gaib dan doa bersama tersebut, hendaknya arwah ratusan korban yang meninggal dunia di stadion Kanjuruhan Malang bisa diterima disisi yang maha kuasa.

 

“Semoga tragedi ini juga bisa menjadi momentum bagi semua pihak untuk mengevaluasi dan mengintrospeksi diri. Harapannya tentu agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari,” ucap Teo.

Ia menambahkan, agar peristiwa tidak terulang lagi kedepannya, hendaknya semua pihak bisa duduk bersama untuk mengevaluasi maupun melakukan perbaikan terhadap seluruh aspek penyelenggaraan pertandingan sepakbola. Terutama dalam hal segi pengamanan pertandingan.

 

Tampak hadir dalam kegiatan sholat gaib, tahlilan dan doa bersama itu, Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Edi Mardianto, sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar. unsur Forkopimda, suporter Semen Padang FC yang terdiri dari Spartacks, maupun The Kmers, sejumlah Aremania Padang, serta sejumlah anak-anak panti asuhan yang diundang khusus oleh Polda Sumbar untuk meramaikan kegiatan tersebut. (*/red)