PADANG, ONTIME.ID- Rektor Universitas PGRI Sumatera Barat (UPGRISBA), Prof. Dr. H. Ansofino, M.Si melantik pimpinan program studi se- lingkungan kampus UPGRISBA, di Aula Gedung B, Lantai 2 kampus terkait, Kamis (12/5).
Selain pimpinan prodi, pada waktu bersamaan juga dilantik Sekretaris UPT Humas dan Kerja Sama UPGRISBA.
Ketua Pengurus Badan Pelaksana Harian (BPH) UPGRISBA dan SMA PGRI 1 Padang, Dr. H. Dasrizal MP dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang dilantik hari itu
“Atas nama BPH saya mengucapkan selamat pada pejabat baru yang sudah dilantik. Dan terima kasih pada pejabat lama atas dedikasinya. Terima kasih yang sudah mengabdi. Mudah-mudahan ini menjadi semangat baru bagi yang dilantik untuk membawa kapal besar ini, kampus UPGRISBA menjadi perguruan unggul untuk 2045. Mari menatap positif ke depan, jika ada yang tidak berkenan, mari saling memaafkan,” ucapnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, kalau pelantikan ini adalah dalam bentuk kaderisasi. Sebab itu ia meminta semua elemen yang ada di kampus memajukan prodi dan universitas ini.
“Jangan pernah memaksakan kehendak pada manusia, kecil dihina, besar dicurigai, salah dicaci, benar sekalipun dighibahi. Jangan sebut kesabaran jika masih merasakan batas. Jangan sebut keikhlasan jika masih merasakan sakit. UPGRISBA ini adalah kapal besar yang harus maju, jangan ada lagi yang setengah hati,”katanya.
Disebut Dasrizal, untuk meningkatkan jumlah mahasiswa, tumpuannya adalah dekan dan pimpinan prodi, sehingga target 2.500 mahasiswa baru bisa tercapai.
“Intinya, jagalah komunikasi dengan baik, agar tujuan yang ingin dicapai bisa terealisasi,” katanya.
Sementara itu, mereka yang dilantik itu berjumlah 29 orang. Terdiri dari pimpinan 14 prodi, dan satu Sekretaris UPT Humas dan Kerja Sama.
Prof Ansofino dalam sambutannya saat pelantikan menyampaikan, semoga mereka yang dilantik mengemban amanah dalam menjalankan visi UPGRISBA ke depan.
“Pada masa penguatan kelembagaan ini, kita berada diarus perubahan, dari sekolah tinggi ke universitas. Lima tahun kedepan adalah masa penguatan kelembagaan. Perubahan di level global, juga ada di level lokal institusi. Perubahan ini tidak hanya terjadi dalam situasi normal. Tapi ada karena distrupsi,” kata Ansofino seraya menyebutkan, karena lingkungan, penemuan teknologi baru tersebut sehingga muncul digitaliasi yang membuat masyarakat berubah. Kemudian, perubahan terhadap tata kehidupan. Artinya, semua itu membuat mengalami distrupsi.
Untuk menghadapinya, kata dia, dibutuhkan leader atau seorang pemimpin yang tangguh. Artinya, pengemudi yang akan membawa penumpangnya ke ‘destinasi’.
“Destinasi kita adalah visi UPGRISBA sampai 2045. Menjadi lembaga pendidikan unggul yang kompetitif di tingkat nasional, minimal ini harus dicapai 2045. Kenapa 2045, karena bertepatan dengan 100 tahun Indonesia merdeka. Jadi visi kita jelas,” ucapnya.
Prof Ansofino berharap, mereka yang terpilih sebagai pimpinan prodi, dan hari itu telah dilantik menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
“Sebagai seorang leader baik buruknya prodi ke depan secara khusus, dan baik buruknya UPGRISBA ke depan ada di pundak kita,” ucap Ansofino seraya mengatakan wajah-wajah muda dan energi baru ini adalah yang sangat dibutuhkan oleh universitas ini ke depan.
“Mari kita berkerjasama membawa kapal ini mencapai tujuannya,” ucapnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pimpinan prodi yang masa tugasnya telah berakhir, atas kerja keras dan dedikasi yang diberikan selama ini. Diman pimpinan prodi yang seblumnya telah menyerahkan tongkat estafet, dan telah berjasa di prodi melakukan pengkaderan, sehingga muncul kader-kader terbaik di kampus UPGRISBA.
“Terima kasih kepada pimpinan prodi yang lama, yang telah banyak berjasa, ikhlas, dan sabar menjalankan amanah selama ini. Dengan diserahkannnya tongkat estafet ini, mari saling mendukung dengan pimpinan yang baru dalam menjalan visi prodi dan universitas. Yang harus dilakukan adalah bagaimana memajukan prodi. Tugas berat telah menunggu. Meskipun demikian jika kita punya leadership yang baik, dan tugas berat pasti akan bisa dilalui,” ucapnya menambahkan.













