Ia menerangkan, sejauh ini program nagari bersih dari narkoba atau Bersinar, telah berjalan di sebanyak 28 nagari desa dan kelurahan yang tersebar di 19 Kabupaten dan Kota di Sumbar.
Ke depannya, kata Amasrul, program tersebut juga akan ditargetkan bisa berkelanjutan serta mengalami pertambahan nagari yang akan ditetapkan oleh BNNP dan BNNK Sumbar sebagai Nagari Bersinar.
“Ini upaya kita untuk memutuskan rantai dan ruang bagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang mengancam keberlangsungan kualitas generasi muda kita,” kata Amasrul.
Tampak hadir dalam kegiatan itu, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono ,Kepala Badan Narkotika Provinsi (BNNP) Sumbar, Wali Kota Solok, Zul Elfian, Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur, Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS, Wakil Bupati Solsel, Yulian Efi, unsur Forkopimda dan perwakilan maupun jajaran Kepala OPD Pemprov Sumbar. (*/red)













