Kesehatan

Sido Muncul Raih 2 Penghargaan Kemnaker

822
×

Sido Muncul Raih 2 Penghargaan Kemnaker

Sebarkan artikel ini
sido
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk meraih penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

JAKARTA, ONTIME.ID — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali meraih penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2022 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Akhir Mei lalu, Irwan Hidayat sebagai Direktur Sido Muncul, menerima penghargaan untuk kategori ‘Program Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Tempat Kerja Tahun 2022 Provinsi Jawa Tengah’ bersama 916 perusahaan di seluruh tanah air.

Ini merupakan tahun kedua Sido Muncul bisa mempertahankan anugerah tersebut. Irwan mengaku senang, menurutnya penghargaan yang diterima adalah hasil dari upaya perusahaan yang sudah berdiri sejak 1951 itu dalam melindungi karyawan.

“Saya pertama senang, karena terutama kalau ini kan hasil daripada sebuah perusahaan yang melindungi karyawan,” kata Irwan Hidayat di kantornya Jakarta Selatan, baru-baru ini.

“Sido Muncul bisa seperti hari ini karena karyawannya hebat-hebat,” lanjut Irwan.

Irwan Hidayat yang juga masuk menjadi Indonesia’s 50 Richest 2022 versi Forbes, mengatakan perusahaan menjalankan program seperti yang dianjurkan oleh pemerintah dalam upaya penanggulangan Covid-19.

Seperti sistem kerja yang bukan 100 persen karyawan masuk, melainkan setengah atau sepertiga dari jumlah karyawan. Lalu menaati protokol kesehatan dengan menggunakan masker serta jaga jarak.

“Terus karena kita pabrik jamu, kita produksi sendiri, minum tolak angin. Kemudian kita juga ada vitamin C 1000 yang kita berikan,” tutur Irwan.

Irwan mengaku mati-matian mempertahankan para karyawan agar tidak sakit. Meskipun ada pula yang sakit, tapi ia tetap bersyukur perusahaan masih bisa memproduksi produk sesuai permintaan pasar.

Selain itu, HRBP Operation Manager Sido Muncul, Bezaliel Pakke, mengungkap kasus Covid-19 di Sido Muncul sudah memasuki tahap zero cases pada Maret 2022. Dan yang paling penting ada program vaksin hingga booster untuk seluruh karyawan.

“Sejak Maret kita sudah zero cases. Dan yang paling penting lagi adalah upaya manajemen untuk bagaimana seluruh karyawan ikut vaksin sampai dengan dosis 3,” ujar Bezaliel Pakke.