SIJUNJUNG, ONTIME.ID — Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia, Dr (HC).dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), kunjungi Kabupaten Sijunjung Senin (30/5).
Kunjungan tersebut dalam rangka menghadiri gebyar temu kader percepatan penanganan stunting se-Kabupaten Sijunjung yang digelar di Gedung Pancasila Muaro Sijunjung.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa S.STP,M.Si, Deputi Adpin BKKBN RI Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd, Direktur Bina Lini Lapangan, I Made Yudsitira S.Psi,M.Psi, Wakil Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar, Fatmawati, ST.M, Eng, Wakil Bupati Sijunjung, Iradatillah S.Pt, Sekda beserta Muspida Kabupaten Sijunjung, Kepala OPD, Ketua PKK, Ketua GOW serta para kader dan tamu undangan lainnya.
Kepala BKKBN RI, Dr (HC) dr Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), mengatakan, Kabupaten Sijunjung dipilih menjadi daerah pilihan untuk percontohan penerapan program penanganan stunting dari pemerintah pusat.
“Kabupaten Sijunjung dijadikan sebagai daerah percontohan percepatan dalam penanganan stunting, dimana dengan semangat kekompakan Bupati dan Wakil Bupati serta seluruh elemen yang terlibat sangat tinggi dalam percepatan penanganan stunting di wilayah Kabupaten Sijunjung,” katanya.
Menurutnya, kekompakan seluruh elemen yang terlibat menjadi salah satu faktor penting dalam menekan jumlah angka stunting yang terjadi wilayahnya dengan tidak mengedepankan egois di lintas sektoral. Di Kabupaten Sijunjung sendiri angka stunting berada diangka 30 persen dan ini merupakan tantangan pemerintah pusat untuk membantu Pemkab Sijunjung dalam menekan angka stunting hingga dibawah angka 20 persen.
“Saya yakin Sijunjung bisa karena pemerintah pusat secara serius menangani persoalan stunting dari sektor hulu hingga hilr dalam arti mulai dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota, kecamatan, kelurahan hingga desa harus kita gerakkan untuk menurunkan angka stunting di masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hasto Wardoyo juga memberikan apresiasi atas upaya yang telah dan akan dilakukan oleh Bupati Sijunjung dan jajaran dalam percepatan pengurangan dan penekanan angka stunting hingga di bawah 14 persen pada 2024 mendatang.
“Saya apresiasi atas langkah dan upaya serta kekompakan yang dilakukan oleh Bupati Sijunjung beserta jajaran dan pihak yang terlibat dalam percepatan penanganan angka stunting. Hal ini tidak hanya menjadi tugas pemeritah pusat, provinsi dan kabupaten saja, tetapi mari kita besama sama berkolaborasi dan bekerja sama dengan melibatkan seluruh pihak terkait, termasuk warga masyarakat dalam percepatan penanganan stunting,” tuturnya.













