SUMBAR

Lingkungan Istana Gubernuran Belum Ramah Difabel

458
×

Lingkungan Istana Gubernuran Belum Ramah Difabel

Sebarkan artikel ini
GUBERNUR Sumbar, Mahyeldi menerima kunjungan PPDI Sumbar di Istana Gubernuran, Selasa (10/1). Pada kesempatan itu, ia berkomitmen untuk menyiapkan akses bagi penyandang disabilitas di gedung-gedung perkantoran Pemprov Sumbar.
GUBERNUR Sumbar, Mahyeldi menerima kunjungan PPDI Sumbar di Istana Gubernuran, Selasa (10/1). Pada kesempatan itu, ia berkomitmen untuk menyiapkan akses bagi penyandang disabilitas di gedung-gedung perkantoran Pemprov Sumbar.

PADANG, ONTIME.ID—Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengakui bahwa hingga saat ini lingkungan Istana Gubernuran Sumbar ternyata belum ramah difabel. Hal ini terbukti dari masih minimnya fasilitas pendukung bagi kaum difabel.

Oleh karena itulah, ia berkomitmen untuk menyiapkan akses bagi penyandang disabilitas di gedung-gedung perkantoran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar). Hal tersebut untuk memudahkan kaum difabel mengakses gedung utama di Kantor Gubernur dan Istana Gubernuran. Bagaimanapun, lingkungan pemerintahan harus disesuaikan dengan kebutuhan penyandang disabilitas.

“Termasuk di Istana ini, tidak ada satupun jalan khusus untuk kaum difabel. Padahal mereka merupakan tamu-tamu istimewa yang hendak beraudiensi,” kata Mahyeldi saat menerima audiensi pengurus DPD Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sumatera Barat, di Istana Gubernuran, Selasa (10/1).

Kelompok disabilitas memiliki hak yang sama dalam meningkatkan kualitas diri dan taraf hidup. Sesuai dengan Perda Sumbar Nomor 3 Tahun 2021 Penghormatan, Pelindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, maka keberadaan fasilitas pendukung bagi kaum difabel perlu diwujudkan.

Ia menyebut, penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat yang mempunyai kedudukan, hak, kewajiban, dan peran yang sama serta sejajar dengan warga negara lainnya dalam kehidupan dan penghidupannya.

“Sehingga, diperlukan kebijakan pemerintah yang memperhatikan dan mewadahi hak penyandang disabilitas dalam kegiatannya di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

Untuk itu, ia meminta Biro Umum Setdaprov Sumbar untuk menyiapkan jalur disabilitas di Istana Gubernuran. Hal ini juga dalam rangka meningkatkan kepedulian Pemprov Sumbar dalam menyokong fasilitas yang dibutuhkan penyandang disabilitas di ruang publik.

Sementara itu, Pembina Pengurus PPDI Sumbar, Rafmateti berharap Istana Gubernuran menjadi tempat yang ramah dan menjadi akses publik bagi penyandang disabilitas.

“Alhamdulillah Gubernur langsung meminta kepada Biro Umum untuk menyiapkan akses disabilitas di Istana Gubernuran ini,” ujarnya. (*/red)