Politik

Irsyad Syafar: Kejurprov Tenis Meja Harus Jadi Kawah Candradimuka Atlet Sumbar

911
×

Irsyad Syafar: Kejurprov Tenis Meja Harus Jadi Kawah Candradimuka Atlet Sumbar

Sebarkan artikel ini
Irsyad Syafar
Irsyad Syafar: Kejurprov Tenis Meja Harus Jadi Kawah Candradimuka Atlet Sumbar

PAYAKUMBUH, ONtime.ID — Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Syafar, menegaskan bahwa pembinaan olahraga tidak dapat berjalan tanpa kompetisi yang berkesinambungan. Menurutnya, semakin luas partisipasi masyarakat dan semakin rutin kejuaraan digelar, semakin besar peluang Sumatera Barat melahirkan atlet tenis meja yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Irsyad Syafar saat menghadiri pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja se-Sumatera Barat 2026 yang berlangsung di Hall SMKN 2 Payakumbuh pada 10–12 Juli 2026.

Kejuaraan yang mengusung tema “Berlatih Membentuk Kemampuan, Sportivitas Membentuk Karakter, Pertandingan Melahirkan Juara Sejati” itu menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi atlet potensial dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Pembukaan Kejurprov dihadiri Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumatera Barat, Gustami Hidayat, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Ketua KONI Kota Payakumbuh Khairul Mufti, Tim Humas KONI Sumbar Agusmanto, jajaran pengurus PTMSI, serta kontingen atlet dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Irsyad menegaskan bahwa kejuaraan olahraga tidak boleh dipandang hanya sebagai agenda tahunan untuk menentukan juara. Lebih dari itu, kompetisi merupakan bagian penting dari sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan.

Menurutnya, kemampuan teknik, kekuatan mental, kedisiplinan, dan karakter seorang atlet justru terbentuk melalui pengalaman bertanding yang konsisten.

“Semakin sering atlet mengikuti kompetisi, semakin matang kemampuan mereka. Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses latihan yang disiplin, pembinaan yang berkelanjutan, dan kesempatan bertanding yang memadai,” ujar Irsyad, Minggu (12/7/2026).

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperluas pembinaan olahraga tenis meja hingga ke tingkat sekolah, nagari, kelurahan, dan komunitas masyarakat. Menurutnya, olahraga akan berkembang apabila mampu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, bukan hanya menjadi aktivitas segelintir atlet.

“Melalui event-event seperti ini, saya mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi dan mendukung perkembangan tenis meja di Sumatera Barat. Seperti yang disampaikan Ketua Umum PTMSI, olahraga tenis meja harus semakin memasyarakat dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang rutin, kita optimistis akan lahir atlet-atlet berkualitas yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Irsyad menilai pembinaan olahraga membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, sekolah, klub, hingga masyarakat. Tanpa dukungan bersama, sulit bagi daerah untuk membangun regenerasi atlet secara berkelanjutan.

Karena itu, ia memberikan apresiasi kepada PTMSI Sumatera Barat, KONI Sumbar, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan Kejurprov sebagai bagian dari upaya membangun prestasi olahraga daerah.

Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan kompetisi merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak atlet yang mampu membawa nama Sumatera Barat di berbagai ajang bergengsi.

Irsyad juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjadikan Kejurprov sebagai momentum untuk menguji kemampuan sekaligus memperkaya pengalaman bertanding.

Ia mengingatkan bahwa kemenangan memang menjadi target setiap peserta, namun sportivitas, disiplin, dan semangat pantang menyerah merupakan nilai yang tidak kalah penting dalam dunia olahraga.

“Saya mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan setiap pertandingan sebagai sarana menambah pengalaman serta meraih prestasi. Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dengan semangat dan soliditas sehingga Kejurprov ini dapat terselenggara dengan baik,” ujar Irsyad.

Kejurprov Tenis Meja Sumatera Barat 2026 diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam sistem pembinaan olahraga prestasi di daerah. Selain menjadi ajang kompetisi antaratlet terbaik kabupaten dan kota, kejuaraan ini juga menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit potensial yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan nasional.

Dengan semakin banyaknya kompetisi yang berkualitas serta dukungan pembinaan yang berkelanjutan, Sumatera Barat diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penghasil atlet tenis meja berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID