“Petugas kebersihan kita rutin melakukan penjemputan sampah ke Lembah Harau itu satu kali dua hari. Tapi memang yang diambil itu hanya sampah yang sudah dimasukkan pedagang ke dalam kantong goni atau plastik,” kata Yunire saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (11/7).
Dia menjelaskan bahwa pihaknya hanya melakukan penjemputan di pinggir jalan, sementara untuk kebersihan di dalam objek wisata disebutnya jadi tanggung jawab Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memang bertanggung jawab untuk mengurusi objek wisata.
“Kami selalu menjalin koordinasi dengan OPD terkait, khususnya Dinas Pariwisata. Tapi yang tidak kalah penting sebenarnya adalah kesadaran pelaku usaha, pedagang, dan pengunjung akan kebersihan. Sementara pemerintah lebih kepada memfasilitasi,” katanya. (*/red)













