Nevi memberi gambaran, bahwa saat ini pemerintah memiliki program-program lain yang telah berjalan, dan perlu terus digiatkan. Untuk itu, ia meminta agar ada kerja sama yang baik dari berbagai pihak termasuk pihak pendidik dengan cara memberikan pelatihan ataupun pendampingan, sehingga bantuan modal yang diberikan dapat sungguh-sungguh digunakan untuk memulihkan keadaan usaha masyarakat.
“Semoga melalui kegiatan ini, semakin bertambah khazanah dan wawasan para hadirin semua dalam literasi keuangan. Sebagai kesiapan kita untuk menghadapi situasi ekonomi negara masa depan, UMKM mesti bergabung dengan inklusi keuangan, sehingga bisa lebih aktif dalam mengelola dan mengakses pembiayaan, yang pada akhirnya, menjadi pelaku UMKM yang semakin produktif dan bisa segera naik kelas,”, tutup Nevi Zuairina. (*/vand)













