Kab. Pasaman

Pasaman Canangkan Bulan Gotong Royong Masyarakat

279
×

Pasaman Canangkan Bulan Gotong Royong Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Pasaman
Bupati Pasaman, Benny Utama meresmikan pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Nagari Air Manggis, Kecamatan Lubuk Sikaping.

PASAMAN, ONTIME.ID— Kabupaten Pasaman mencanangkan Bulam Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dalam membudayakan kegiatan gotong royong sebagai wadah untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.

Bupati Pasaman, H. Benny Utama secara resmi membuka pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Kabupaten Pasaman tahun 2023 di lapangan olah raga Nagari Air Manggis, Kecamatan Lubuk Sikaping.

Benny Utama menilai gotong royong bukan hal baru bagi masyarakat Sumatera Barat, tapi sudah menjadi hal lazim yang sering dilakukan, terutama dalam mewujudkan kepentingan bersama di tengah-tengah masyarakat.

Menurut Benny, gotong royong sudah membudaya dikalangan masyarakat kita dan ini harus tetap didorong untuk terus menjadi kebiasaan positif yang berkembang di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Pasaman.

“Saya minta Wali Nagari di Pasaman untuk memelihara kebiasaan gotong royong ini di tengah-tengah masyarakat, sembari menumbuh kembangkan sikap partisipatif, rasa kebersamaan, sekaligus sikap peduli untuk mau menjaga apa yang telah dibuat dan dibangun,” katanya, Minggu (9/7).

Benny Utama menegaskan bahwa, gotong royong di kalangan masyarakat masih sangat dibutuhkan, bukan saja dalam gerak pembangunan, tetapi juga pada setiap dinamika kehidupan masyarakat.

“Jika segala sesuatunya diserahkan dan menunggu pemerintah turun tangan, tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat, maka pembangunan itu akan sulit bergerak, tumbuh dan berkembang,” lanjutnya.

Benny berujar waktu pembangunan jalan Tonang – Talu, atau saat pembukaan jalan tembus Pasaman – Pasaman Barat merupakan hasil dari kerja sama seluruh elemen masyarakat. “Kalaulah masyarakat tidak ikut berpartisipasi menyerahkan lahannya, maka jalan itu tidak akan pernah terwujud hingga sekarang,”ujarnya.

Saat ini, kata Benny, jalan tersebut telah membawa manfaat dan secara langsung mampu menunjang usaha-usaha ekonomi masyarakat di bidang perkebunan, pertanian dan pariwisata, serta membuat lancar arus transportasi umum di Pasaman.

Benny menyatakan, program pembangunan butuh semangat dan kepedulian. Apalagi dilakukan dengan gotong royong, tentu akan dapat memicu tumbuhnya rasa memiliki di tengah masyarakat.

“Jika sudah tertanam rasa memiliki, maka akan ada keinginan untuk memelihara. Misal, di suatu daerah ada air selokan yang tersumbat dan alirannya naik ke jalan. Jika ini dibiarkan tentu akan membuat jalan cepat rusak. Dan hal seperti ini dapat diatasi dengan gotong royong, tanpa harus menunggu pemerintah,” katanya.

Ia berharap pencanangan bulan bhakti gotong royong tidak hanya sebatas seremonialnya, tapi harus terimplementasi sebagai pemicu kebiasaan hidup gotong royong di tengah masyarakat Kabupaten Pasaman.

 

Pembukaan BBGRM, yang ditandai pemukulan gong, Bupati Pasaman didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda Pasaman, Setdakab beserta Kepala OPD Pemkab Pasaman, Camat serta wali nagari se-Kabupaten Pasaman. (agus)