Opini

Pentingnya Aspek Membaca, Menulis dan Menempel Dalam Belajar Bahasa Indonesia Bagi Murid SD

884
×

Pentingnya Aspek Membaca, Menulis dan Menempel Dalam Belajar Bahasa Indonesia Bagi Murid SD

Sebarkan artikel ini
Bahasa
Reni Asmara, S.Pd

Oleh: Reni Asmara, S.Pd

Membaca dan Menulis merupakan dua aspek kemampuan berbahasa yang saling berkaitan dan tidak terpisahkan. Konsep, pikiran dan angan-angan seseorang diungkapkan melalui bahasa, baik lisan maupun tertulis.

Bahasa memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional siswa dan merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi. Oleh karena itulah makanya membaca dan menulis merupakan salah satu aspek keterampilan berbahasa diajarkan di sekolah dengan tujuan agar para siswa dapat mengerti maksud yang terkandung dalam bacaan sehingga dapat memahami isi bacaan dengan baik dan benar.

Sementara menulis juga merupakan salah satu aspek kemampuan berbahasa yang wajib dikuasai oleh siswa. Kegiatan membaca dan menulis merupakan kegiatan yang unik dan rumit, sehingga seseorang tidak dapat melakukan hal tersebut tanpa mempelajarinya, terutama anak usia sekolah dasar yang baru mengenal huruf atau kata-kata. Kemampuan membaca merupakan dasar bagi anak untuk menguasai berbagai bidang studi.

Kemudian dijelaskan bahwa anak pada usia sekolah permulaan tidak segera memiliki kemampuan membaca, maka ia akan mengalami banyak kesulitan dalam mempelajari berbagai bidang studi di kelas selanjutnya. Oleh karena itu, anak harus belajar membaca agar ia dapat membaca untuk belajar. Dengan keterampilan membaca dan menulis, seseorang dapat mengerti berbagai macam informasi yang terkandung dalam tulisan secara benar.

Keterampilan membaca yang baik dapat dikuasai melalui pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dan berlatih secara teratur. Untuk itu diperlukan rencana pembelajaran yang matang yang disusun berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ditegaskan bahwa siswa sekolah dasar perlu belajar bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca maupun menulis, sehingga siswa dapat berkomunikasi dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tertulis.

Keterampilan membaca ditekankan pada membaca nyaring suku kata dan kata serta melafalkan kalimat sederhana dengan lafal dan intonasi yang tepat. Sedangkan dalam keterampilan menulis permulaan ditekankan pada menjiplak, menebalkan, mencontoh, melengkapi, dan menyalin serta dikte. Dalam keterampilan membaca yang baik, di dalamnya perlu dikemukakan secara jelas kompetensi apa yang harus dicapai, kompetensi yang dimiliki siswa, indikator-indikator serta pengalaman belajar apa yang harus benar-benar dilatihkan dan dialami oleh siswa. Berbagai upaya telah dilakukan guru untuk memberi bekal pengetahuan membaca serta pelatihan membaca, namun kenyataan menunjukkan bahwa sampai sekarang ini kemampuan membaca dan menulis permulaan di kalangan siswa kelas I sekolah dasar masih jauh dari harapan.

Berdasarkan wawancara dengan guru, pembelajaran kurang berhasil dengan ditandai prestasi atau nilai yang dicapai oleh siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia terutama dalam hal membaca dan menulis kurang memuaskan. Hal ini banyak ditemukan pada siswa kelas I Sekolah Dasar yang belum dapat membaca dan menulis dengan baik, sehingga banyak permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh siswa dalam mempelajari berbagai bidang studi yang lain.

Adapun beberapa faktor yang menjadi penyebab kesulitan siswa dalam membaca dan menulis adalah: (1) siswa kurang latihan; (2) kemampuan guru yang kurang dalam menggunakan media pembelajaran; (3) sistem kegiatan belajar mengajar yang monoton dan kurang menarik, sehingga siswa bosan.
Berdasarkan hal tersebut diatas penulis ingin menyampaikan bahwa salah satu alternatif tindakan dalam rangka meningkatkan kemampuan membaca dan menulis adalah teknik menempel dengan menggunakan media gambar bagi siswa kelas I sekolah dasar.

Metode pengajaran menempel dengan menggunakan media gambar merupakan salah satu strategi dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan teknik menempel ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan membaca dan menulis permulaan bagi siswa. Penggunaan teknik menempel dengan menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran perlu dibahas mengingat sebagian besar siswa kelas I Sekolah Dasar masih rendah kemampuannya dalam membaca dan menulis.
Kegiatan menempel Media gambar yang kita bahas dalam tulisan ini yaitu berupa media abjad atau huruf sesuai dengan tema dalam bacaan. Sementara pembelajaran masih berpusat pada guru (central teaching), selain itu guru belum memanfaatkan media pembelajaran secara maksimal terutama penggunaan media gambar dalam pembelajaran bahasa Indonesia.

Berdasarkan uraian-uraian yang telah penulis kemukakan diatas, disini terdapat dua rumusan permasalahan yaitu : 1. Bagaimana penerapan pembelajaran membaca dan menulis permulaan dengan menggunakan tekni menempel media gambar dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis pada siswa kelas I sekolah dasar?, 2. Apakah Pembelajaran dengan menggunakan teknik menempel media gambar dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis pada siswa kelas I sekolah dasar?

Secara umum tujuan tulisan ini penulis tuangkan adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis permulaan dan motivasi belajar pada siswa kelas I sekolah dasar melalui pembelajaran dengan teknik menempel media gambar. Selain itu juga untuk mengetahui dampak penggunaan teknik menempel media gambar bagi peningkatan kemampuan membaca dan menulis permulaan pada siswa kelas I sekolah dasar.

Sementara penulis berharap agar tulisan ini dapat bermanfaat untuk memperkaya khazanah keilmuan yang terkait dengan proses pembelajaran membaca dan menulis permulaan secara efektif dengan menggunakan teknik menempel media gambar. Disamping itu juga diharapkan agar dapat menambah kemampuan membaca dan menulis siswa dengan menggunakan teknik menempel media gambar, sehingga kemampuan membaca dan menulis dapat ditingkatkan. Sedangkan bagi guru kelas diharapkan dapat bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran membaca dan menulis yang benar-benar efektif dengan menggunakan teknik menempel media gambar, serta dapat menambah pengalaman guru.

Terutama sekali bagi sekolah agar tulisan ini dapat bermanfaat guna memberikan gambaran tentang kompetensi guru dalam mengajar dan kompetensi siswa dalam mengembangkan kemampuan membaca dan menulis, sehingga diharapkan kemampuan membaca dan menulis siswa dapat ditingkatkan.

(Reni Asmara)