Selain menggenjot capaian imunisasi, pihaknya juga memberdayakan kader-kader posyandu dan dasawisma. Termasuk juga memastikan stok obat-obatan terjaga, sehingga ketika penyakit-penyakit menular tersebut muncul, tenaga kesehatan sudah sudah siap.
Memaknai Kemerdekaan Selepas Pandemi
Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga menyampaikan, banyak pelajaran yang bisa diambil dari pandemi Covid-19. Pertama, pandemi telah mengajarkan masyarakat untuk senantiasa menerapkan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan. Selain itu, pandemi juga mendorong masyarakat semakin melek teknologi. Terlihat dari semakin banyaknya acara-acara yang digelar secara dalam jaringan (daring). Termasuk juga pelaksanaan sistem pendidikan secara daring.
“Pandemi juga telah mengajarkan kita semangat bahu-membahu dalam mengatasi berbagai persoalan,” ucapnya.
Semangat bahu-membahu inilah yang menjadi pondasi kebangkitan Sumbar yang sempat terpuruk akibat pandemi. Sesuai dengan tema “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, HUT RI Ke-77 ini harus menjadi momen bagi Sumbar untuk kembali pulih dan bangkit, serta “merdeka” dari pandemi Covid-19.
“Hal itu hanya bisa dicapai ketika kita menyatu dalam kebersamaan dan kolaborasi. Tidak bisa sendiri membangun daerah. Mari bangun kebersamaan. Jika kita bersama, kita pasti bisa bangkit kembali,” ujarnya. (*/red)













