NEWYORK, ONtime.ID — Insiden mengerikan terjadi di Bandara LaGuardia, New York, ketika sebuah pesawat Air Canada Express bertabrakan dengan kendaraan darat saat proses pendaratan, Minggu (22/3/2026) pukul 23.40 waktu setempat.
Pesawat jenis CRJ-900 yang mengangkut 76 orang—terdiri dari 72 penumpang dan 4 awak—dilaporkan bertabrakan dengan kendaraan milik Otoritas Pelabuhan New York dan New Jersey, yang diduga merupakan truk pemadam kebakaran.
Tabrakan terjadi di dekat landasan pacu 04 saat pesawat tengah mendarat, sementara kendaraan darat tersebut secara bersamaan mendapat izin melintas di area yang sama. Situasi ini langsung memicu kekacauan di bandara dan berujung pada penghentian total operasional penerbangan.
Federal Aviation Administration (FAA) segera mengeluarkan perintah ground stop, menghentikan seluruh penerbangan dari dan menuju bandara dengan alasan keadaan darurat. Hingga kini, otoritas belum memastikan kapan operasional akan kembali normal.
[irp posts=”34935″ ]
Tragedi ini semakin memilukan setelah pilot dan kopilot pesawat, yang awalnya dilaporkan mengalami luka parah, akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Rekaman audio dari menara pengatur lalu lintas udara (ATC) yang beredar luas di media sosial menggambarkan detik-detik mencekam sebelum tabrakan terjadi. Dalam rekaman tersebut, petugas terdengar berteriak panik, “Stop, stop, stop!” disusul instruksi mendesak untuk menghentikan kendaraan.
Namun, peringatan tersebut tidak cukup cepat untuk mencegah benturan. Visual pascakejadian menunjukkan kerusakan parah pada bagian depan pesawat. Kokpit hancur dan bagian hidung pesawat terangkat, sementara badan pesawat tampak terdorong ke belakang.
Setelah insiden, ATC langsung menginstruksikan pesawat lain yang berada di sekitar wilayah udara LaGuardia untuk berbalik arah guna menghindari risiko tambahan.
[irp posts=”34932″ ]
Informasi awal juga mengungkap bahwa pengontrol lalu lintas udara yang bertugas saat itu diduga bekerja sendirian, menangani lalu lintas udara sekaligus operasi darat. Situasi semakin kompleks karena petugas tersebut disebut sedang mengelola keadaan darurat lain ketika truk pemadam kebakaran dikerahkan.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang menggemparkan ini. Insiden ini kembali memicu pertanyaan serius mengenai standar keselamatan, koordinasi di landasan pacu, serta beban kerja petugas pengatur lalu lintas udara di bandara sibuk seperti LaGuardia. (*)













