Pendidikan

Unand Pastikan UTBK Berjalan dengan Prokes Ketat

205
×

Unand Pastikan UTBK Berjalan dengan Prokes Ketat

Sebarkan artikel ini
utbk
Rektor Universitas Andalas Yuliandri meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022, Selasa (17/5). IST

PADANG,ONTIME.ID – Rektor Universitas Andalas Yuliandri meninjau langsung pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022.

Terutama penerapan protokol kesehatan dalam mencegah klaster baru penularan Covid-19

Yuliandri mengatakan pelaksanaan UTBK gelombang I telah dimulai secara serentak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Menurutnya, UTBK ini telah dipersiapkan dengan matang meskipun masa pandemi Covid-19 belum berakhir. Ia menekankan penerapan protokol kesehatan di kawasan Universitas Andalas diterapkan dengan ketat.

“Untuk Universitas Andalas sendiri pelaksanaan UTBK ini akan selesai di gelombang pertama yakni tanggal 17-23 Mei 2022 dikarenakan jumlah peserta hanya berjumlah 11.398 orang,” ujar Yuliandri.

Lebih lanjut, ia menambahkan, Universitas Andalas menyediakan 24 lokasi ujian yang tersebar di kampus Limau Manis dan Kampus Jati seperti Labor Komputer Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), dan Dekanat Kesehatan Masyarakat.

Ia mengingatkan kepada peserta untuk tetap fokus dan yakin terhadap apa yang sudah diusahakan. “Semoga di tanggal 23 Juni nanti mendapatkan hasil yang terbaik, yang sesuai dengan apa yang diinginkan,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Andalas Mansyurdin mengatakan untuk hari pertama pelaksanaan UTBK diikuti oleh sebanyak 1.495 peserta yang terbagi ke dalam dua sesi yakni sesi pagi 205 orang dan sesi siang 1.290 orang.

“Sesi pagi berlangsung di tiga lokasi yakni UPT Pusat Bahasa, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) dan Dekanat Fakultas Kesmas Jati. Sedangkan untuk nanti siang akan berlangsung di Fakultas Ekonomi, Lembaga Pengembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (LPTIK), Fakultas Kedokteran dan Fakultas Keperawatan,” ujar Masyurdin. (*/red)