Politik

Wakil Ketua DPRD Sumbar Tutup Kejurnas Grasstrack 2026

938
×

Wakil Ketua DPRD Sumbar Tutup Kejurnas Grasstrack 2026

Sebarkan artikel ini
Grasstrack
Wakil Ketua DPRD Sumbar Tutup Kejurnas Grasstrack 2026

PASAMAN BARAT, ONtime.ID — Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Peridon Siap Maju Grand Final Region 1A Sumatera 2026 resmi berakhir. Penutupan ajang otomotif bergengsi tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, di Sirkuit Permanen Peridon Siap Maju, Aek Nabirong, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (12/7/2026).

Selama dua hari pelaksanaan, 11 hingga 12 Juli 2026, sirkuit dipadati puluhan tim dan pembalap terbaik dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera yang bersaing memperebutkan posisi terbaik pada Grand Final Region 1A. Kompetisi berlangsung kompetitif sekaligus menjadi ajang pembuktian kemampuan para crosser muda yang diproyeksikan menjadi atlet otomotif masa depan.

Pada penutupan kejuaraan, Evi Yandri hadir didampingi anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ade Putra dan Hanapi Lubis. Kehadiran unsur legislatif tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga otomotif yang dinilai memiliki potensi besar melahirkan atlet berprestasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Evi Yandri memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, sponsor, aparat keamanan, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Kejurnas hingga berjalan aman, tertib, dan lancar.

Menurutnya, Kejurnas Grasstrack tidak hanya menjadi arena adu kecepatan dan keterampilan para pembalap, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan yang harus terus mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.

“Kami berharap ajang ini mampu melahirkan pembalap-pembalap berprestasi yang dapat membawa nama Sumatera Barat maupun daerah lainnya ke tingkat nasional bahkan internasional. Kejuaraan seperti ini perlu terus digelar sebagai ruang pembinaan sekaligus wadah positif bagi generasi muda,” ujar Evi Yandri.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim, official, dan pendamping yang datang dari berbagai daerah di Pulau Sumatera. Menurutnya, kehadiran para peserta tidak hanya menyemarakkan kompetisi, tetapi juga mempererat hubungan antardaerah melalui olahraga.

Evi berharap keramahan masyarakat dan pelayanan yang diberikan selama penyelenggaraan mampu meninggalkan kesan baik sehingga para peserta terdorong untuk kembali mengunjungi Sumatera Barat pada kesempatan berikutnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dari luar daerah. Semoga merasa nyaman selama berada di Pasaman Barat dan dapat kembali lagi berkunjung ke Sumatera Barat, khususnya Kecamatan Koto Balingka,” katanya.

Lebih jauh, Evi menilai penyelenggaraan kejuaraan olahraga berskala nasional memiliki nilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Konsep sport tourism, menurutnya, telah terbukti memberikan efek berganda terhadap berbagai sektor usaha lokal.

Selama pelaksanaan kejuaraan, peningkatan aktivitas ekonomi terlihat dari ramainya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), meningkatnya tingkat hunian penginapan, bertambahnya permintaan jasa transportasi, hingga meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pasaman Barat.

Dampak tersebut menunjukkan bahwa event olahraga tidak hanya menghasilkan prestasi di lintasan balap, tetapi juga mampu menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Antusiasme masyarakat pun menjadi catatan tersendiri. Ribuan penonton memadati Sirkuit Permanen Peridon Siap Maju sepanjang penyelenggaraan lomba untuk menyaksikan aksi para pembalap yang tampil kompetitif di berbagai kelas yang dipertandingkan.

Tingginya animo masyarakat tersebut memperlihatkan bahwa olahraga otomotif masih memiliki daya tarik besar sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Pasaman Barat sebagai salah satu daerah yang layak menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan grasstrack tingkat nasional.

Dengan berakhirnya Grand Final Region 1A Sumatera 2026, penyelenggara berharap Kejurnas Grasstrack tidak hanya menjadi agenda kompetisi tahunan, tetapi juga mampu menjadi momentum lahirnya pembalap-pembalap potensial yang dapat mengharumkan nama daerah di level nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat citra Sumatera Barat sebagai destinasi sport tourism yang terus berkembang. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID