“ Allah memanggil setiap hambanya, namun hanya sedikit yang mendengar”, kalimat motivasi ini, menguatkan kami, di tengah kesibukan kami, dan menepi berserah rindu untuk beribadah ke Baitullah.
Bila kerinduan akan Baitullah tak lagi terbendung, bila lantunan talbiyah terus mengiang di telinga, maka lepaskanlah semua kesibukkan, dan berlarilah menuju Dia. Bila engkau tak sanggup berlari, maka berjalanlah. Bila berjalanpun terasa berat, maka merangkaklah. Jangan hanya diam, karena jarak itu tak akan mengecil kecuali engkau melangkah mendekatinya.
Dengan hati bersih dan meluruskan niat semata-mata hanya untuk mencari rohmah dan keridhoan-Nya, saya Ahmad Saleh, SH beserta istri Evana Eka Putri melangkahkan kaki di kota suci Mekah tidak lain hanya untuk berserah diri kepada Allah SWT, karena ibadah haji maupun ibadah umroh adalah wujud dari pertemuan antara kesadaran batin dan kecerdasan rasio.

Memetik Hikmah Kesabaran
Kami memenuhi panggilan Allah dengan menempuh perjalanan yang panjang, harus berpisah dengan saudara, keluarga sera harta benda yang kita miliki. Tujuannya cuma satu, yaitu menjalankan tugas mulia melalui ibadah dan ritual sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan dalam agama Islam.
Selama menjalankan ibadah umroh, banyak hikmah yang bisa kami petik. Diantaranya, meningkatkan kedisiplinan, meningkatkan kwalitas ibadah, memunculkan sifat sabar, melahirkan rasa solidaritas dan kekeluargaan serta meningkatkan dakwah dengan menyampaikan pesan-pesan kebaikan sebagaimana yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Ketika melaksanakan ibadah umroh, tentu banyak cobaan dan godaan yang muncul. Banyak umat Islam dari berbagai negara yang berkumpul di satu tempat. Hal ini akan menimbulkan masalah berkenaan dengan fasilitas yang harus digunakan bersama karena jumlahnya yang terbatas. Di sini sifat sabar harus dikedepankan. Karena sifat egois dan mementingkan diri sendiri akan mengurangi nilai ibadah yang sedang dikerjakan.
Doa Untuk Sahabat
Terkait pemberitaan di media sosial yang beredar luas selama ini bahwa Irjen. Pol. Teddy Minahasa Putra, S.H., S.I.K., M.H. diduga terjerat narkoba, tak lupa kami sampaikan doa yang terbaik untuk beliau.
Sahabat kami Irjen. Pol. Teddy Minahasa Putra, S.H., S.I.K., M.H. mantan Kapolda Sumbar beserta keluarganya, semoga mendapatkan jalan terbaik dari setiap masalahnya dan dimudahkan setiap langkahnya serta sehat selalu hendaknya untuk beliau. (*)













