Opini

Safaruddin dan Wahyudi Thamrin Perpaduan Sosok Otodidak dan Sosok Akademisi

637
×

Safaruddin dan Wahyudi Thamrin Perpaduan Sosok Otodidak dan Sosok Akademisi

Sebarkan artikel ini
Safaruddin
Ben Pitopang

Oleh: Ben Pitopang

Mencuatnya nama Safaruddin–Wahyudi Thamrin menjelang pemilu serentak 2024 mendatang di Limapuluh Kota, menjadi buah perbincangan didalam masyarakat yang mendiami Luak Limo Puluah tersebut. Dimana nama mereka berdua, dianggap cocok untuk berpasangan pada pilkada nantinya.

Secara analisa publik sosok Safaruddin Dt.Bandaro Rajo yang besar dengan segala
pengalaman secara otodidak. Sementara Wahyudi Thamrin dibesarkan dengan ilmu pengetahuan akademik. Sehingga perpaduan tersebut nantinya akan melahirkan sebuah terobosan baru dalam membangun Limapuluh Kota kedepannya lebih maju lagi.

Pemikiran otodidak yang dimiliki oleh Safaruddin Bandaro Rajo, Sebagai Bupati Limapuluh Kota, Kaya pengalaman di lapangan dan dekat dengan masyarakat jika dipadukan dengan pemikiran Wahyudi Thamrin yang akademisi akan melahirkan sebuah aura positif dalam keseimbangan pembangun nantinya.

Perpaduan pemikiran otodidak dan pemikiran akademisi ibarat praktek lapangan dengan teori teori yang matang. Tanpa teori sebuah praktek tidak akan berlangsung dengan baik. Begitu pula tanpa praktek lapangan sebuah teori hanya sebuah wacana yang entah kapan bisa terwujud.

Secara kematangan pengalaman di lapangan, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mampu mengelola sebuah pemerintahan dengan baik. Meskipun belum sempurna seutuhnya. Semua itu wajar karena Safaruddin belum sepenuhnya didampingi oleh sosok yang memilki sebuah pengetahuan yang mampu untuk diandalkan dalam mencapai Visi-Misi pembangunan daerah. Dasar itulah seorang Safaruddin Dt. Bandaro Rajo harus menggandeng seorang Wahyudi Thamrin untuk membawa Limapuluh Kota kedepannya yang lebih berarti.

Sebagai Incumbent Safaruddin Dt. Bandaro Rajo secara analisa memilki popularitas dan elektabilitas yang tinggi, namun semua itu tak cukup untuk mengantarkan seorang Dt. Bandaro Rajo ke puncak pimpinan ke masa yang akan datang. Makanya publik menilai untuk memenets semua itu ada pada sosok Wahyudi Thamrin.

Seorang Wahyudi Thamrin dirasa mampu untuk mengatasi berbagai problem yang ada ditengah tengah masyarakat. Tentu semua harus sesuai dengan mekanisme yang ada serta aturan aturan yang berlaku.

Nah, pertanyaan nya apakah Limapuluh Kota mau bangkit kedepannya? Jawabannya ada pada Bupati Limapuluh Kota saat ini. (*)