Padang

Lahan Tak Selesai Kelanjutan Tol Terancam Usai

555
×

Lahan Tak Selesai Kelanjutan Tol Terancam Usai

Sebarkan artikel ini
lahan
Lahan Tak Selesai Kelanjutan Tol Terancam Usai

PADANG, ONTIME.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar optimistis pembebasan lahan untuk pembangunan tol Padang-Sicincin dapat segera diselesaikan pada bulan Juli mendatang.

 

Di sisi lain, DPRD Sumbar menilai Pemprov Sumbar tidak serius dalam melakukan percepatan pembangunan yang masuk ke dalam salah satu proyek strategis nasional tersebut.

 

Ketua DPRD Sumbar, Supardi, mengatakan, lambannya pengerjaan Fase Padang-Sicincin menunjukan ketidakseriusan Pemprov Sumbar dalam mengawal proyek strategis nasional itu.

 

Ia juga menyayangkan sikap Pemprov Sumbar yang terkesan berjalan sendiri dalam mengawal pembangunan tol tersebut. Bahkan DPRD Sumbar juga tidak dilibatkan, sehingga pihaknya tidak mengetahui detail dari perkembangan fase Padang-Sicincin.

“Saya tidak akan banyak berkomentar mengenai pembebasan lahan Padang-Sicincin ini, karena saya menganggap itu sudah masalah yang sudah basi. Jika memang serius tidak seharusnya pembebasan lahan ini perlu waktu yang lama seperti sekarang. Ini menunjukkan bahwa Pemprov Sumbar tidak serius,” katanya, Senin (6/6).

 

Ketidakseriusan Pemprov itu juga bisa dilihat dari cara dan sikap Pemprov Sumbar yang terkesan berjalan sendiri tanpa melibatkan pihak-pihak lain. Pemprov Sumbar menurutnya harus mampu menggunakan potensi yang bisa digunakan untuk percepatan pembangunan.

 

“Harusnya bentuk tim dan libatkan seluruh stakeholder, termasuk juga kami di DPRD. Jangan bermain sendiri-sendiri. Selama ini kesannya seperti itu, sekarang kan sudah terbukti dengan bersikap demikian Pemprov tidak bisa menyelesaikan persoalan ini, kerja tidak selesai,” katanya.

 

Menurutnya saat ini sudah bukan waktunya lagi Pemprov Sumbar masih berbicara soal pembebasan lahan Fase Padang-Sicincin. Sebab itu, sudah persoalan usang yang seharusnya sudah selesai dari jauh-jauh hari.

 

“Pembicaraannya harus meningkat ke fase selanjutnya, ini sudah dua gubernur kenapa tidak juga kunjung selesai persoalan ini. Lagi-lagi ini menunjukkan ketidakseriusan Pemprov. Kami di DPRD saja tidak mengetahui kondisi terbaru dari pembangunan fase itu, karena memang tidak dilibatkan,” ungkapnya.