Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN, Sunraizal, menyebutkan pengadaan tanah ini harus diikuti beberapa pihak dan membangun koordinasi yang baik. Permasalahan seperti masalah perencanaan itu seharusnya bisa segera dikomunikasikan agar dicarikan solusinya.
“Kami dari inspektorat juga akan melihat bagaimana pihakn ini bekerja, apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga target dari pusat percepatan dapat terealisasikan pada bulan Juli. Jika tidak bulan Juli ini, maka akan ada respon lain. Pengerjaan menjadi berkurang, hingga saat ini sudah 9 kilometer dari 20 kilometer yang selesai pada Padang-Sicincin,” tuturnya. (*red)













